Rupiah Pagi Melemah

Kompas.com - 20/04/2009, 09:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Senin (20/4) pagi, turun, namun masih di bawah angka Rp 11.000 per dollar AS karena pelaku pasar melakukan aksi ambil untung setelah pekan lalu menguat.

Nilai tukar rupiah melemah menjadi Rp 10.750/11.775 per dollar AS dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 10.695/10.700 atau melemah 55.

Pengamat pasar uang, Farial Anwar, di Jakarta, Senin, mengatakan, koreksi harga terhadap rupiah dinilai wajar setelah mengalami kenaikan yang cukup tajam, namun peluang untuk naik lagi masih cukup besar. "Kami optimis koreksi harga yang terjadi hanya sementara karena sentimen positif pasar masih tinggi," ucapnya.
    
Rupiah, menurut dia, masih bisa menguat mendekati angka Rp 10.500 per dollar AS karena masuknya dana asing terutama dari Timur Tengah yang cukup besar akan kembali memicu rupiah. "Selain itu, kegiatan pasar saham di dalam negeri yang semakin ramai juga memberikan sentimen positif terhadap pasar uang," katanya.

Pasca pemilu legislatif yang berjalan aman dan tenang, lanjut dia, diharapkan akan terjadi juga dengan pemilihan capres dan cawapres juga akan sangat berpengaruh terhadap pergerakan rupiah. "Kami optimistis pasar uang dan pasar saham masih positif karena investor menilai pasar Indonesia masih memberikan gain yang lebih ketimbang pasar di Asia lainnya," katanya.
    
Ia mengatakan, karena itu koreksi harga yang terjadi terhadap rupiah saat ini tidak mengkhawatirkan bahkan cukup baik sehingga kenaikan rupiah berjalan tidak terlalu cepat. "Apabila rupiah terus menguat dikhawatirkan para eksportir akan berteriak agar pemerintah menjaga stabilitas mata uangnya," ucapnya.
    
Indonesia, menurut dia, dinilai pertumbuhan ekonomi masih lebih baik akibat dinamika ekonomi banyak dana lokal dan asing yang aktif bermain di pasar domestik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau