Puluhan Siswa Tidak Ikut UN di Bojonegoro

Kompas.com - 20/04/2009, 18:00 WIB

BOJONEGORO, KOMPAS.com — Sebanyak 55 siswa di Bojonegoro dan 24 siswa di Gresik tidak mengikuti Ujian Nasional (UN), Senin (20/4). Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Zainuddin menyebutkan, dari siswa SMK yang tidak hadir, sembilan orang karena sudah drop out (DO) atau mengundurkan diri, sedangkan dari siswa SMK sebanyak 46 siswa.

Dari 46 siswa SMA yang tidak ikut UN, dua karena sakit, dua meninggal, 22 tanpa keterangan, dan 20 lainnya dinyatakan DO. Selain itu, satu siswa mengerjakan UN di Lembaga Pemasyarakatan karena terlibat pengeroyokan, sedangkan dua siswa mengerjakan soal di UN di kantor Kepolisian Sektor Sumberejo karena terlibat tawuran antarperguruan bela diri.

Sebanyak 24 siswa peserta UN di Gresik tidak mengikuti ujian karena sudah DO dari sekolah. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Chusaini Mustaz, Senin (20/4), menjelaskan, siswa SMK yang DO sebanyak lima orang, siswa SMA enam orang, dan siswa MA sebanyak 13 orang.

Siswa SMA jurusan IPA dan Bahasa peserta Ujian Nasional yang terdaftar seluruhnya mengikuti UN. Hanya ada enam siswa jurusan IPS yang DO yakni dari SMA Semen Gresik tiga orang, SMA Nusantara Balongpanggang dua orang, dan SMA Maarif Benjeng satu orang.

Peserta UN dari MA yang tidak masuk karena DO ada lima yakni dari M Mambaus Sholihin Suci Manyar tiga orang dan dari MA Raden Paku Wringinanom dan MA Darut Taqwa masing-masing satu orang. Sedangkan peserta UN jurusan IPS yang tidak ikut karena DO ada delapan yakni dari MA Ihyaul Ulum Dukun, MA Alkarimi Dukun, MA Nurul Huda Kewadeng Sidayu, MA Tarbiyatul Wathan Campurejo Panceng masing-masing satu orang dan M Ihyaul Ulum Cangaan Ujungpangkag empat orang.

Adapun lima siswa SMK yang DO berasal dari SMA Maarif NU dua orang dan SMK Negeri 1 Sidayu, SMK PGRI Gresik dan SMK Taruna Jaya Gresik masing-masing satu orang. Mereka tidak ikut UN semuanya sudah putus sekolah ada yang karena sudah menikah, ada yang bekerja. "Kami bersyukur pelaksanaan UN hari pertama lancar," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau