BOJONEGORO, KOMPAS.com — Sebanyak 55 siswa di Bojonegoro dan 24 siswa di Gresik tidak mengikuti Ujian Nasional (UN), Senin (20/4). Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Zainuddin menyebutkan, dari siswa SMK yang tidak hadir, sembilan orang karena sudah drop out (DO) atau mengundurkan diri, sedangkan dari siswa SMK sebanyak 46 siswa.
Dari 46 siswa SMA yang tidak ikut UN, dua karena sakit, dua meninggal, 22 tanpa keterangan, dan 20 lainnya dinyatakan DO. Selain itu, satu siswa mengerjakan UN di Lembaga Pemasyarakatan karena terlibat pengeroyokan, sedangkan dua siswa mengerjakan soal di UN di kantor Kepolisian Sektor Sumberejo karena terlibat tawuran antarperguruan bela diri.
Sebanyak 24 siswa peserta UN di Gresik tidak mengikuti ujian karena sudah DO dari sekolah. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Chusaini Mustaz, Senin (20/4), menjelaskan, siswa SMK yang DO sebanyak lima orang, siswa SMA enam orang, dan siswa MA sebanyak 13 orang.
Siswa SMA jurusan IPA dan Bahasa peserta Ujian Nasional yang terdaftar seluruhnya mengikuti UN. Hanya ada enam siswa jurusan IPS yang DO yakni dari SMA Semen Gresik tiga orang, SMA Nusantara Balongpanggang dua orang, dan SMA Maarif Benjeng satu orang.
Peserta UN dari MA yang tidak masuk karena DO ada lima yakni dari M Mambaus Sholihin Suci Manyar tiga orang dan dari MA Raden Paku Wringinanom dan MA Darut Taqwa masing-masing satu orang. Sedangkan peserta UN jurusan IPS yang tidak ikut karena DO ada delapan yakni dari MA Ihyaul Ulum Dukun, MA Alkarimi Dukun, MA Nurul Huda Kewadeng Sidayu, MA Tarbiyatul Wathan Campurejo Panceng masing-masing satu orang dan M Ihyaul Ulum Cangaan Ujungpangkag empat orang.
Adapun lima siswa SMK yang DO berasal dari SMA Maarif NU dua orang dan SMK Negeri 1 Sidayu, SMK PGRI Gresik dan SMK Taruna Jaya Gresik masing-masing satu orang. Mereka tidak ikut UN semuanya sudah putus sekolah ada yang karena sudah menikah, ada yang bekerja. "Kami bersyukur pelaksanaan UN hari pertama lancar," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang