Kecewa Mengunjungi Borobudur? SMS Aja

Kompas.com - 21/04/2009, 11:04 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko (TWC BPRB) Yogyakarta membuka layanan pengaduan melalui pesan singkat (SMS) telepon seluler.
     
"Wisatawan yang merasa tidak puas saat mengunjungi taman wisata Candi Borobudur, Prambanan maupun situs Istana Ratu Boko, dapat mengadukan melalui SMS kepada pihak manajemen," kata Direktur Utama PT TWC BPRB Poernomo di Yogyakarta, Senin (20/4).
     
Menurut dia, wisatawan yang berkunjung ke taman wisata setempat bisa mengadukan permasalahan apa saja kepada pihak manajemen melalui SMS telepon seluler ke nomor 723 untuk operator Telkomsel, dan nomor 9600 untuk operator seluler lainnya.
     
Dengan layanan SMS itu diharapkan wisatawan dapat memberi masukan, keluhan atau apa pun yang nantinya dapat untuk acuan pihak manajemen dalam meningkatkan pelayanan kepada wisatawan.
     
Upaya tersebut bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata yang dikelola PT TWC BPRB, yaitu taman wisata Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dan Candi Prambanan maupun situs Istana Ratu Boko di Yogyakarta.
     
"Jika jumlah wisatawan yang berkunjung ke objek wisata itu meningkat, diharapkan target kunjungan 10 juta wisatawan dalam lima tahun mendatang dapat tercapai," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau