SEMARANG, KOMPAS.com — Akibat akumulasi kelelahan dan menjadi sasaran kemarahan salah satu pimpinan partai politik Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, salah seorang pegawai Komisi Pemilihan Umum setempat, Kartini Tjandra, semaput, Selasa (21/4) siang. Tjandra langsung dibawa ke RSUD Ungaran untuk mendapat perawatan medis.
Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Semarang, Divisi Sosialisasi, Hupmas, Pendidikan Pemilih, Data Informasi dan SDM, Rinaldi, mengutarakan, peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 12.00. Tjandra yang bertugas sebagai Kepala Subbagian Hukum, KPU Kabupaten Semarang, selama tiga hari terakhir harus lembur membantu pleno hasil penghitungan suara.
"Pada saat kondisinya sudah drop itu ada satu ketua parpol yang datang meminta data akhir penghitungan suara. Saat ditanya apa ada saksi yang datang, dijawabnya tidak ada. Bu Tjandra meminta data itu difotokopi saja. Pimpinan parpol itu menyetujui, tetapi setelahnya malah marah-marah," kata Rinaldi.
Seketika itu, Tjandra yang sudah dalam kondisi lemah itu pingsan dan dibawa ke RSUD Ungaran. Sekitar pukul 13.00, Tjandra sudah mulai sadarkan diri, tetapi masih lemah. Rinaldi mengaku sangat menyesalkan kejadian ini karena pimpinan partai politik tersebut mengintimidasi staf KPU. Dia mengaku akan melaporkan hal ini kepada Ketua KPU Kabupaten Semarang untuk membicarakan langkah selanjutnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang