"Mesra" dengan Prabowo, Megawati Bisa Tuai Risiko

Kompas.com - 21/04/2009, 14:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan ini, hubungan calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Letjen TNI Purn Prabowo Subianto semakin mesra saja. Kedua pimpinan parpol ini pun telah berulang-ulang kali bertemu.

Terakhir, Selasa (22/4) pagi ini, mantan Danjen Kopassus tersebut kembali bertandang ke kediaman Mega di Jalan Teuku Umar 27A, Menteng, Jakarta. Bahkan, kabarnya, pimpinan partai Moncong Putih tersebut berniat menggandeng Prabowo sebagai calon wakil presidennya.

Menanggapi hal ini, pengamat politik dari Universitas Indonesia Arbi Sanit mengatakan, Mega mengambil risiko jika berpasangan dengan mantan Pangkostrad tersebut. Alasannya cukup klasik, namun tetap berpeluang menjungkalkan Mega di Pilpres 2009. "Track record Prabowo tidak bisa dipertanggungjawabkan sebagai calon pemimpin negara. Apa Mega benar mau ambil risiko," ujar Arbi ketika dihubungi Kompas.com sore ini.

Arbi melanjutkan, Mega dan Prabowo tengah mesra karena memiliki kesamaan pandangan bahwa pelaksanaan Pemilu Legislatis amburadul, dan berniat menjadikannya sebagai alat untuk mendelegitimasi pemerintahan SBY.

Lebih lanjut, jika nanti pasangan Mega-Prabowo memenangkan pertarungan di Pilpres mendatang, Arbi mengaku ragu jika Mega dapat 'mengontrol' Prabowo. "Soeharto yang jenderal bintang lima saja tidak bisa kontrol, apalagi Mega yang bintang nol," ujar Arbi tertawa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau