Krisis Ekonomi Pukul Sewa Perkantoran

Kompas.com - 21/04/2009, 15:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Hingga akhir Maret 2009, tingkat hunian ruang perkantoran di pasar Central Business District (CBD) Jakarta, yang berada di Jalan Sudirman Thamrin Rasuna Said dan Gatot Subroto, turun 2,4 persen dibandingkan Desember 2008.

Hal tersebut buntut dari krisis ekonomi global dan masuknya sejumlah pasokan baru yang belum diimbangi oleh tingkat permintaan yang sama sehingga meninggalkan ruang kosong yang belum tersewa sebesar 584.000 m2.

Demikian diungkap Kepala Departemen Riset Sektor Perkantoran Konsultan Properti Cushman & Wakefield Nurdin Setyawan di Jakarta, Selasa (21/4). Permintaan turun menjadi 28.500 meter persegi pada kuartal pertama tahun 2009 dari 106.700 meter persegi pada kuartal pertama 2008. Demikian dikatakan Nurdin.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa harga sewa gross rata-rata dalam rupiah naik 1,9 persen selama kuartal 2009 menjadi Rp 146.800 per meter persegi per bulan. Adapun dalam dollar AS turun 3,4 persen menjadi 12,7 dollar AS per meter persegi  per bulan. "Ini dampak dari krisis global. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dollar AS sebesar 5,2 persen selama kuartal ini," ungkap Nurdin.

Sekalipun demikian, pada tingkat penyerapan persewaan perkantoran diharapkan masih dapat mencapai angka yang positif, walau tipis. Hal itu diungkapkan Kepala Departemen Marketing Sektor Perkantoran Cushman & Wakefield Fenty Mathias.

"Pencapaian positif itu mengingat aktivitas menempati ruangan di gedung perkantoran yang baru saja rampung masih akan terjadi dalam beberapa kuartal ke depan," pungkas Fenty.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau