JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPP Partai Demokrat, yang juga anggota Tim Sembilan, Ruhut Sitompul, mengatakan, Akbar Tandjung memiliki peluang lebih besar dibandingkan nama-nama yang diperkirakan akan diajukan oleh Partai Golkar sebagai cawapres, seperti Jusuf Kalla, Surya Paloh, dan Agung Laksono.
"Beliau (Akbar Tandjung) 100 persen memenuhi kriteria yang diajukan oleh Pak SBY. Beliau kita akui sebagai seorang politisi senior yang sangat berpengalaman," ujar Ruhut kepada para wartawan, Selasa (21/4) di Jakarta.
Akbar Tandjung, lanjut Ruhut, diterima baik di kubu Partai Demokrat. Terkait fakta bahwa Akbar Tandjung pernah divonis tiga tahun penjara karena terlibat skandal Buloggate, Ruhut menegaskan, hal tersebut merupakan rekayasa politis.
"Pemerintah waktu itu terlalu memaksakan pemeriksaan Akbar Tandjung. Saya tahu betul karena saya lawyer-nya. Tidak ada fakta-fakta hukumnya. Makanya MA memutuskan membebaskannya," ujar Ruhut, yang juga mantan kader Golkar dan pernah mendampingi Akbar berkampanye di daerah-daerah.
Secara pribadi, Ruhut memuji karakter Akbar Tandjung yang dianggap mirip dengan SBY. "Beliau negarawan dan sangat santun," imbuhnya.
Namun, Ruhut mengingatkan, keputusan final cawapres sepenuhnya berada di tangan SBY.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang