Nilai Tender Tabulasi Suara KPU Hanya Rp 40 Miliar

Kompas.com - 22/04/2009, 12:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencoba meluruskan nilai tender pengadaan teknologi informasi (TI) untuk tabulasi nasional Pemilu 2009. Ketika berbagai angka muncul, mulai dari Rp 103 miliar hingga Rp 170 miliar, Anggota KPU, Abdul Azis, yang juga adalah Ketua Pokja Logistik dan Pengadaan Barang dan Jasa mengatakan, jumlah nilai tender hanya berkisar di angka Rp 40 milar dan Rp 50 miliar saja.

Dengan demikian, pernyataan Azis mematahkan pernyataan Ketua KPK Antasari Ashar kemarin yang menyatakan, pengadaan TI tabulasi KPU sebesar Rp 170 miliar. "Jadi saya mau meluruskan tidak sampai seratus miliar," ujar Azis di Gedung KPU, Rabu (22/4).

Nilai tender ini, ujar Azis, malah sudah meliputi nilai pengadaan alat pemindai atau scanner hingga ke daerah-daerah. Jika ditotal, nilai tender tabulasi di tingkat pusat hanya berkisar di angka Rp 30 miliar, yang meliputi pembelian server dan rooter, penyediaan sistem integrator, dan penyediaan jaringan.

Pembelian jaringan saja, menurut Azis, hanya bernilai Rp 14 miliar. Azis juga membantah informasi yang beredar mengenai besaran daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) untuk pengadaaan TI mencapai angka Rp 103 miliar.

"Saya sendiri tidak memegang DIPA. Saya juga sudah berkali-kali mengingatkan kalau baca DIPA itu harus hati-hati karena DIPA itu tidak bisa begitu saja harus dilihat RKKL-nya, satuan kerjanya. Setiap satker beda," ujar Azis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau