KEDIRI, KOMPAS.com — Bayi kembar tiga lahir dalam kondisi prematur di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri, Jawa Timur. Karena terkendala biaya, dua dari ketiga bayi pasangan dari Sukamto (19) dan Fitria (17) warga Desa Sumberbendo, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri tersebut, hendak diberikan kepada orang lain untuk diadopsi.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) RS Bhayangkara, Kota Kediri, Emi Pudjiharti, Rabu (22/4), mengemukakan, ketiga bayi tersebut lahir dengan operasi.
"Ketiga bayi itu kondisinya masih prematur karena usia kandungan ibunya masih tujuh bulan," kata Emi.
Lebih lanjut, ia mengatakan, hingga kini kondisi ketiga bayi tersebut masih perlu mendapatkan perawatan intensif di ruang "Intensive Care Unit" (ICU). Bahkan, salah satu dari ketiga bayi tersebut, kondisinya masih kritis.
Ia mengungkapkan, ketiga bayi kembar tersebut berjenis kelamin laki-laki, dengan berat badan hanya 900 gram dan panjang 36 sentimeter.
Emi menambahkan, ketiga bayi tersebut lahir pada Selasa (21/4). Bayi pertama lahir pukul 14.17 WIB, bayi kedua pukul 14.20 WIB, dan bayi ketiga pukul 14.25 WIB.
Orangtua si kembar hingga kini masih lemah sehingga enggan untuk diajak berbicara. Namun, Sri Wahyuni, salah seorang saudara, mengungkapkan, kedua orangtua bayi berniat untuk memberikan anak mereka untuk diadopsi.
"Mereka berniat untuk memberikan kedua anaknya kepada saudara untuk dipelihara," ungkapnya.
Niatan tersebut, lanjut Sri, lebih karena kondisi ekonomi yang kurang. Ayah si kembar, Sukamto, hanya bekerja serabutan, sementara ibu si kembar hanyalah ibu rumah tangga.
Ia dan keluarga berharap, kondisi ketiga bayi kembar tersebut dapat sehat. Sementara itu, untuk permasalahan biaya, pihaknya dan keluarga masih mengusahakan agar mendapat keringanan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang