Gaji Karyawan RS Duren Sawit Batal Dikurangi

Kompas.com - 22/04/2009, 19:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Manajemen Rumah Sakit Duren Sawit, Jakarta Timur, akhirnya membatalkan penurunan gaji karyawan dan para medis di rumah sakit tersebut. Pembatalan juga dilakukan untuk tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) yang sudah dihapus selama tiga bulan, dan uang renumerasi atau insentif dibayarkan kembali.

"Semua kebijakan yang membuat karyawan dan para medis resah sudah dibatalkan. Kami sudah menerima gaji, TPP, dan insentif seperti semula," ujar Guruh, karyawan RS Duren Sawit, Rabu (22/4).

Kepala Sub Bagian Tata Usaha RS Duren Sawit, dr Desma Eri, yang dihubungi terpisah membenarkan pembatalan kebijakan tersebut. "Selisih gaji untuk karyawan maupun dokter sudah dibayarkan Jumat kemarin," ujar Desma.

Menurut dia, pembayaran juga sudah dilakukan untuk TPP Rp 500.000 selama tiga bulan dan uang renumerasi. Desma mengakui, sebelumnya semua karyawan maupun para medis terkena pengurangan gaji sebesar 5 persen, 7 persen, dan 10 persen. "Posisi gaji sekarang sudah kembali seperti semula," tambah Desma.

Seperti diberitakan, Asisten Kesejahteraan Masyarakat (Askesmas) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan, manajemen keuangan RS Duren Sawit harus diaudit menyusul keresahan karyawan dan para medis akibat kebijakan manajemen yang menurunkan gaji, menghapuskan TPP, dan uang insentif secara sepihak tanpa pemberitahuan kepada karyawan dan para medis (Kompas, 22/4).

Guruh yang juga Koordinator Public Service Center RS Duren Sawit mengatakan, besaran uang insentif yang dibayarkan bervariasi tergantung golongan atau kepangkatan karyawan. "Pejabat, tentunya lebih besar insentifnya dari karyawan biasa," papar Guruh yang menerima uang renumerasi sekitar Rp 300.000 sebulan dan dia belum menerima uang itu sejak Oktober 2008.

Menurut Guruh, kekisruhan yang terjadi di RS Duren Sawit akibat miskomunikasi antara manajemen dan karyawan/para medis. Selain itu, pihak manajemen tidak transparan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau