JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sumarsono, Rabu (22/4) malam di kediaman Ketua Umum Partai Golkar, yang juga Wakil Presiden M Jusuf Kalla mengatakan, tidak menutup kemungkinan partainya akan mengusung JK sebagai calon presiden. Mengingat perkiraan perolehan suara Partai Golkar yang berkisar pada angka 14-15, rencana tersebut dapat berjalan dengan menggandeng satu atau dua parpol.Apalagi, malam ini, sejumlah petinggi DPD pun menyerukan pencapresan JK.
Lantas, jika terwujud, bagaimana kriteria seorang pendamping JK? "Kriteria calonnya harus bisa menjadi 'pilot' dan 'kopilot' bagi bangsa Indonesia," ujar Sumarsono kepada para wartawan.
Sumarsono menegaskan, pihaknya akan menindak tegas kader-kader partai yang tidak mematuhi hasil keputusan rapat pimpinan nasional Partai Golkar yang berlangsung pada tanggal 23-24 mendatang. "Ada sanksi karena ada aturannya di AD/ART. Terlebih, keputusan di Golkar bersifat kolektif, bukan keputusan otoriter," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang