MADRID, KOMPAS.com — Bek tengah Real Madrid, Pepe, terancam hukuman lebih berat dari sekadar larangan tampil menyusul kekerasan yang dilakukannya kepada gelandang Getafe, Javier Casquero, dalam duel lanjutan Divisi Primera, Rabu (22/4) dini hari WIB.
Saat itu, pertandingan memasuki menit ke-86, Pepe menjatuhkan Casquero di kotak penalti. Ia pun mendapat kartu merah. Namun, kekasaran Pepe berlanjut. Ia menendang Casquero dua kali dan kemudian mengempaskannya.
Selain itu, Pepe juga tidak mau langsung meninggalkan lapangan. Kiper Iker Casillas sampai harus turun tangan membawa Pepe keluar lapangan.
Kekerasan Pepe itu mengundang reaksi keras dari Presiden Getafe Angel Torres. Menurutnya, walau faktanya hanya mendapat satu kartu merah, tetapi tindakan tidak sportif Pepe layak berujung tiga kartu merah.
Bahkan, Torres bakal menuntut hukuman larangan tampil dalam sepuluh pertandingan karena sikapnya di lapangan sulit ditoleransi.
"Pepe setidaknya harus dihukum larangan tampil dalam sepuluh pertandingan. Anda tak bisa menendang lawan seperti itu, untuk alasan apa pun! Itu perilaku yang tak bisa ditoleransi dan ia seharusnya tidak mengubar emosi," tegas Torres.
Masih pada pertandingan yang sama, tindakan tidak terpuji juga dilakukan bek Madrid, Marcelo, kepada bek Getafe, Cata Diaz. Saat itu, seusai laga, Marcelo memprovokasi Diaz.
"Marcelo seharusnya jangan pernah menggunakan bahasa dengan tujuan memprovokasi seseorang. Tim-tim besar ini tak bisa mengintimidasi klub di bawahnya dengan sikap arogan mereka. Real Madrid punya karakter lebih dari itu," tandas Torres.
Walau mengecam keras, Torres belum menentukan langkah selanjutnya, apakah akan membawa masalah ke jalur hukum atau kekeluargaan. (GL)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang