Jangan Harap Dapat Subsidi

Kompas.com - 23/04/2009, 03:40 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sekolah di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menolak pendidikan gratis, dilarang  mendapatkan subsidi dari pihak mana pun. "Boleh saja sekolah tidak menerima pendidikan gratis, tetapi konsekuensinya mereka tidak boleh mendapatkan subsidi dari manapun," ujar Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Rabu (22/4).      
    
Gubernur juga mengemukakan pemerintah RI telah menunjuk Sulsel sebagai provinsi pusat rujukan pendidikan gratis dan akan mendapat kucuran dana sekitar Rp 2,5 triliun.
    
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel dan Pemprov setempat, menandatangani peraturan daerah (perda) tentang penyelenggaraan pendidikan gratis di Sulsel, dalam Rapat Paripurna DPRD.  
    
Penyelenggaran pendidikan gratis telah mendapat persetujuan dari semua fraksi di DPRD Sulsel yang disampaikan pada pemandangan umum fraksi-fraksi.
    
Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) melalui juru bicaranya Jalaluddin Rahman, meminta kepada semua fraksi di DPRD Sulsel mengawal pendidikan gratis dengan sungguh-sungguh.
    
Sementara, Fraksi Golkar (FG) melalui juru bicaranya,La Kama Wiyaka berpendapat bahwa pelaksanaan perda pendidikan gratis di lapangan, hanya bisa terwujud jika dijabarkan dalam peraturan gubernur. FG mengingatkan, agar tidak terulang banyaknya perda yang tidak berjalan karena tidak dijabarkan dalam peraturan gubernur seperti, perda pengelolaan barang milik daerah, serta perda gerakan koperasi dan KUKM.
    
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) melalui juru bicaranya Susy Smita Pattisahusiwa meminta agar perda ini segera disosialisasikan secara menyeluruh ke masyarakat melalui media massa. FPKS juga meminta agar gubernur membangun koordinasi dengan semua kabupaten/kota agar terbangun sinergitas, serta tidak terjadi pembiayaan ganda.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau