LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Chelsea, Guus Hiddink mengakui, peluang timnya untuk juara Premier League sudah tertutup setelah ditahan seri 0-0 oleh Everton. Meski secara matematis masih bisa juara, tapi menurutnya akan sangat sulit dipenuhi.
Chelsea tetap berada di urutan ketiga dengan nilai 68, tertinggal 6 poin dari Manchester United yang baru menang 2-0 atas Portsmouth. Dengan lima pertandingan tersisa, menurut Hiddink, nyaris tak mungkin buat timnya mengejar MU maupun Liverpool.
"Kompetisi sudah hampir berakhir. Kami harus jujur dan menghadapi kenyataan ini," kata Hiddink.
"MU kembali menambah kemenangan seperti yang diharapkan. Seperti yang kami katakan sebelumnya, kami tak boleh menyia-nyiakan sisa pertandingan. Tapi, kami kehilangan poin saat menjamu Everton dan menurut saya, peluang kami untuk juara sudah selesai," tambah Hiddink.
Menurutnya, saat lawan Everton, timnya sudah berusaha keras membongkar pertahanan lawan yang disiplin. Namun, usaha para pemainnya masih belum cukup tajam.
"Kami bekerja keras, tapi tidak sempurna dalam memanfaatkan lebar lapangan. Everton sangat terorganisasi dengan baik dalam bertahan. Mereka juga melakukan serangan balik yang bagus. Kami kurang cerdas dalam membongkar pertahanan mereka," keluh Hiddink.
"Kahilangan dua poin di kandang sendiri selalu menimbulkan rasa frustrasi. Tapi, cara kami bermain cukup bagus. Kami menekan dan menekan, tapi kadang-kadang dalam menekan kami kurang sedikit kecerdasan," tambahnya.
Karena peluang di Premier League tertutup, maka Hiddink akan memfokuskan timnya di Piala FA dan Liga Champions. Kebetulan, di final Piala FA nanti Chelsea akan kembali bertemu Everton. Sedangkan di semifinal Liga Champions, mereka menghadapi tim kuat Barcelona.
"Secara matematis, kami memang masih berpeluang juara Premier League. Tapi, kami harus jujur dan realistis bahwa peluang itu hampir tak mungkin dipenuhi. Makanya, sebaiknya kami fokus ke Piala FA dan Liga Champions," sarannya. (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang