Pemerintah Lakukan Lelang SUN Tanggal 28 April

Kompas.com - 23/04/2009, 19:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah akan melakukan Lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah pada tanggal 28 April 2009 mendatang.

Jumlah indikatif yang dilelang sebesar Rp 3 triliun untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2009. SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp 1 juta dengan seri-seri antara lain, pertama, seri SPN 20100415 (reopening) dengan pembicaraan diskonto dan jatuh tempo pada tanggal 15 April 2010.

Kedua, seri FR 0030 (reopening) dengan tingkat bunga tetap (fixed rate) sebesar 10,75 persen dan jatuh tempo tanggal 15 Mei 2016 . Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 15 Mei dan 15 November.

Ketiga, Seri FR 0044 (reopening) dengan tingkat bunga tetap (fixed rate) sebesar 10 persen dan jatuh tempo tanggal 15 September 2024 . Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 15 Maret dan 15 September. Seri FR 0050 (reopening) dengan tingkat bunga tetap (fixed rate) sebesar 10,50 persen dan jatuh tempo tanggal 15 Juli 2038 . Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 15 Januari dan 15 Juli.

Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price). Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan.

Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.

Peserta lelang dapat mengajukan penawaran pembelian kompetitif dan non kompetitif. Alokasi pembelian non-kompetitif untuk SUN seri SPN 20100415 adalah sebesar 50 persen dari target indikatif, sedangkan untuk SUN seri FR 0030, FR 0044 dan FR 0050 sebesar 20 persen dari total yang dimenangkan. Pemerintah memiliki hak untuk menjual keempat seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan.

"Lelang dibuka pada tanggal 28 April pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB, sedangkan hasil lelang akan diumumkan pada hari yang sama. Settlement akan dilaksanakan pada tanggal 30 April 2009 ," kata Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu Rahmat Waluyanto di Jakarta, Kamis ( 22/4 ).

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 50/PMK. 08/2008 tentang Lelang Surat Utang Negara di Pasar Perdana, lelang SPN seri SPN 20100415 diikuti oleh Dealer Utama dengan mengajukan penawaran pembelian kompetitif serta Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif.

Lelang obligasi Negara seri FR 0030 , FR 0044 dan FR 0050 diikuti oleh Dealer Utama dengan mengajukan penawaran pembelian untuk dan atas nama Pihak selain Bank Indonesia dan LPS dengan cara kompetitif dan non kompetitif, sedangkan LPS dapat mengikuti dengan mengajukan penawaran pembelian non kompetitif.

Bagi Dealer Utama yang melakukan penawaran pembelian Surat Utang Negara untuk dan atas nama dirinya sendiri melalui peserta lelang lain hanya dapat melakukan penawaran pembelian dengan cara kompetitif.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau