Pertemuan JK-Mega Jilid II Sedot Perhatian Media

Kompas.com - 24/04/2009, 19:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pertemuan kedua antara Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang berlangsung malam ini di kediaman Mega, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, menyedot perhatian media.

Sejak sore hingga menjelang pertemuan, puluhan peliput dari berbagai media sudah berada di rumah Mega. Bahkan, beberapa stasiun televisi, seperti biasa, menyiapkan perangkat untuk melakukan siaran langsung saat pertemuan dilakukan.

Pertemuan JK-Mega pasca-Golkar memutuskan tidak berkoalisi dengan Demokrat, memang menarik perhatian. Apa pun hasil pertemuan keduanya akan menentukan konstelasi peta koalisi pemilihan presiden Juli mendatang.

Sore tadi, Ketua DPP Golkar Burhanuddin Napitupulu mengatakan bahwa arah pembicaraan kedua tokoh akan mengarah pada kesepakatan bentuk koalisi. Namun, karena keduanya sudah ditetapkan sebagai capres masing-masing partai, belum bisa dipastikan akan koalisi yang dijalin dalam rangka pilpres atau koalisi di parlemen. Apa hasil pertemuannya? Hingga saat ini sejumlah persiapan seperti pengamanan telah dilakukan. Jika sesuai jadwal, pertemuan akan digelar pukul 19.30.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau