Massa Lupakan Kenangan Manis di Sakhir

Kompas.com - 24/04/2009, 22:36 WIB

SAKHIR, KOMPAS.com — Felipe Massa tak mau mengingat kenangan manis yang terjadi di Sirkuit Sakhir, Bahrain, tahun lalu. Memiliki balapan buruk di tiga GP awal musim ini, ia lebih fokus bangkit ketimbang berpikir kemenangan pada balapan Minggu (26/4) nanti.

Dalam kondisi saat ini, mengulangi prestasi tahun lalu di Sakhir, tentu sangat sulit meski kesempatan tersebut bisa saja datang.

"Anda tidak pernah bisa bilang tidak mungkin. Tetapi jelas itu tidak akan mudah. Saya yakin kami bisa memiliki satu balapan bagus. Apakah kami akan menang atau tidak, itu masalah lain. Tapi saya yakin kami bisa lebih kompetitif dan dan mendapat poin," kata Massa dilansir Autosport.

Jelang balapan di Bahrain, Massa berada di tengah-tengah dua bagian yang sangat berbeda. Dua musim terakhir ia menjadi pemenang di sana dan musim lalu Bahrain menjadi awal kebangkitan pebalap Brasil ini. Tak mendapat poin di dua balapan awal, ia menang di sirkuit berpanjang 5.412 km dan selanjutnya bersaing dengan Lewis Hamilton (McLaren) menuju juara dunia.

Sayang, saat kesempatan membuat hattrick, ia memiliki masalah yang sangat besar. Di tiga balapan awal musim ini, Massa gagal mendulang poin. Tak hanya dia, rekan setimnya Kimi Raikkonen juga belum mendapatkan poin. Dan jika di Bahrain sama-sama gagal mendapat poin maka ini akan menjadi rekor terburuk Ferrari selama turun di dunia balap jet darat.

Beruntung semangatnya tak luntur dan tetap ingin bangkit.

"Kami ingin memulai kejuaraan kami, karena hingga saat ini kami belum memulainya," jelas pebalap yang genap berusia 28 tahun hari ini.

Massa mengatakan, situasi saat ini hampir sama seperti yang terjadi musim lalu. Namun ia mengakui, saat ini tekanan datang lebih besar. "Tidak ada yang berbicara tentang masa depan saya, ini satu-satunya perbedaan. Tetapi di sana ada tekanan. Kami harus pergi dari momen sulit saat ini," katanya.

Tentang keadaan tim, bos Stefano Domenicali mulai khawatir, "The Prancing Horse" tetap tak mampu bangkit hingga seri keempat nanti. Domenicali pun memperingatkan tim bersiap menyambut kemungkinan terburuk di Sirkuit Sakhir meski ia ingin Ferrari harus terus berharap.

"Kami telah mengalami masa-masa tersulit sejak awal musim. Banyak kemungkinan yang bisa saja terjadi, tapi sekali lagi, kami merasa akan sangat menderita pekan ini," kata Domenicali. "Bagaimanapun, kami menyimpan harapan di Spanyol, bulan depan."

Yang terpenting kerja keras, menurutnya, harus tetap dilakukan agar keluar dari kondisi sulit benar-benar menjadi kenyataan. "Kami memang belum meraup satu poin pun. Tapi saya bisa jamin, Ferrari belum menyerah dari kejuaraan F1," tegasnya. (RIE)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau