SAKHIR, KOMPAS.com — Felipe Massa tak mau mengingat kenangan manis yang terjadi di Sirkuit Sakhir, Bahrain, tahun lalu. Memiliki balapan buruk di tiga GP awal musim ini, ia lebih fokus bangkit ketimbang berpikir kemenangan pada balapan Minggu (26/4) nanti.
Dalam kondisi saat ini, mengulangi prestasi tahun lalu di Sakhir, tentu sangat sulit meski kesempatan tersebut bisa saja datang.
"Anda tidak pernah bisa bilang tidak mungkin. Tetapi jelas itu tidak akan mudah. Saya yakin kami bisa memiliki satu balapan bagus. Apakah kami akan menang atau tidak, itu masalah lain. Tapi saya yakin kami bisa lebih kompetitif dan dan mendapat poin," kata Massa dilansir Autosport.
Jelang balapan di Bahrain, Massa berada di tengah-tengah dua bagian yang sangat berbeda. Dua musim terakhir ia menjadi pemenang di sana dan musim lalu Bahrain menjadi awal kebangkitan pebalap Brasil ini. Tak mendapat poin di dua balapan awal, ia menang di sirkuit berpanjang 5.412 km dan selanjutnya bersaing dengan Lewis Hamilton (McLaren) menuju juara dunia.
Sayang, saat kesempatan membuat hattrick, ia memiliki masalah yang sangat besar. Di tiga balapan awal musim ini, Massa gagal mendulang poin. Tak hanya dia, rekan setimnya Kimi Raikkonen juga belum mendapatkan poin. Dan jika di Bahrain sama-sama gagal mendapat poin maka ini akan menjadi rekor terburuk Ferrari selama turun di dunia balap jet darat.
Beruntung semangatnya tak luntur dan tetap ingin bangkit.
"Kami ingin memulai kejuaraan kami, karena hingga saat ini kami belum memulainya," jelas pebalap yang genap berusia 28 tahun hari ini.
Massa mengatakan, situasi saat ini hampir sama seperti yang terjadi musim lalu. Namun ia mengakui, saat ini tekanan datang lebih besar. "Tidak ada yang berbicara tentang masa depan saya, ini satu-satunya perbedaan. Tetapi di sana ada tekanan. Kami harus pergi dari momen sulit saat ini," katanya.
Tentang keadaan tim, bos Stefano Domenicali mulai khawatir, "The Prancing Horse" tetap tak mampu bangkit hingga seri keempat nanti. Domenicali pun memperingatkan tim bersiap menyambut kemungkinan terburuk di Sirkuit Sakhir meski ia ingin Ferrari harus terus berharap.
"Kami telah mengalami masa-masa tersulit sejak awal musim. Banyak kemungkinan yang bisa saja terjadi, tapi sekali lagi, kami merasa akan sangat menderita pekan ini," kata Domenicali. "Bagaimanapun, kami menyimpan harapan di Spanyol, bulan depan."
Yang terpenting kerja keras, menurutnya, harus tetap dilakukan agar keluar dari kondisi sulit benar-benar menjadi kenyataan. "Kami memang belum meraup satu poin pun. Tapi saya bisa jamin, Ferrari belum menyerah dari kejuaraan F1," tegasnya. (RIE)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang