JAKARTA, KOMPAS.com — Belakangan ini ada sejumlah petinggi partai politik yang mengancam tidak akan berpartisipasi pada pemilu presiden karena kisruhnya daftar pemilih tetap yang diduga digelembungkan ataupun digemboskan. Calon presiden dari Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mendukungnya?
SBY menegaskan, dirinya pun berharap masalah DPT tersebut harus dibereskan. "Banyak yang bilang saya (capres lain) tidak ikut pilpres jika DPT tidak selesai. Saya dukung 300 persen. Saya, yang juga insya Allah akan menjadi calon presiden Partai Demokrat, ada perasaan waswas," ujar SBY ketika membuka Rapat Pimpinan Nasional Partai Demokrat Ke-2, Minggu (26/4) di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta.
SBY dan Partai Demokrat mengaku sangat sakit karena diduga melakukan kecurangan pada pemilu legislatif. "Sungguh sakit karena kami tidak pernah terpikir untuk melakukan hal yang menyimpang," ujarnya di hadapan para peserta Rapimnas.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang