SEVILLA, KOMPAS.com — Hattrick Raul Gonzalez mewarnai kemenangan Real Madrid 4-2 atas Sevilla dalam lanjutan Divisi Primera di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Senin (27/4) dini hari WIB. Tambahan tiga angka membawa Madrid mendekati Barcelona sejarak empat poin.
Aksi Raul itu sekaligus menyelamatkan timnya dari kekalahan. Bermain di kandang lawan, Madrid sempat tertekan. Pertandingan baru berjalan sembilan menit, kiper Madrid, Iker Casillas, sudah dipaksa beraktivitas oleh Koffi Ndri Romaric.
Romaric yang berdiri di tengah kotak penalti mendapat umpan dari Renato. Kemudian, Romaric mengirim bola tengah gawang. Namun, usaha itu belum membuahkan gol karena bola tertangkap Casillas.
Semenit kemudian, Sevilla sudah kembali menggempur benteng "Los Blancos". Kali ini, Casillas diuji oleh Renato. Setelah mendapat bola dari Jesus Navas, Renato melepas bola dari sisi kanan kotak penalti ke sisi kanan gawang. Sevilla masih kurang beruntung. Usaha Renato berhasil digagalkan tepisan tangan Casillas.
Intensitas gempuran Sevilla akhirnya berhasil membuahkan gol pada menit ke-16 oleh Renato. Setelah mendapat kiriman bola dari Diego Perotti, Renato menanduk bola ke sudut kanan bawah gawang Casillas. Skor 1-0 untuk tuan rumah.
Lima menit setelahnya, Sevilla nyaris menggandakan keunggulan melalui Diego Perotti. Memanfaatkan umpan Romaric, Perotti mengirim bola ke tengah gawang. Sayang, sepakan itu masih berhasil ditangkap Casillas.
Tertekan selama 23 menit, Madrid akhirnya berhasil balik membalas melalui Marcelo. Memanfaatkan umpan Miguel Torres, Marcelo menendang bola dari luar kotak penalti ke sisi kiri gawang Palop. Eksekusi Madrid ini belum membuahkan gol karena bola melenceng.
Seakan tak mau kehilangan momen, Madrid terus mendesak Sevilla. Pada menit ke-30, giliran Gonzalo Higuain yang menebar ancaman di depan gawang Sevilla. Setelah menerima umpan terobosan Raul Gonzalez, Higuain yang berada di sisi kiri kotak penalti melepas tembakan ke sudut kiri bawah gawang Palop. Madrid masih belum beruntung karena bola berhasil ditangkap Palop.
Sevilla belum keluar dari tekanan, ketika Lassana Diarra mendapat peluang mencetak gol pada menit ke-38. Diarra yang berdiri di sisi kanan kotak penalti melepas tendangan ke arah gawang. Sayang, tembakan Diarra ini melenceng ke sisi kanan gawang Palop.
Setelah berkali-kali menyerang, Madrid baru berhasil menyamakan kedudukan setelah Raul membobol gawang Palop pada menit ke-45. Begitu menerima umpan silang Christoph Metzelder, Raul yang berdiri di depan gawang langsung mengirim bola masuk ke tengah kotak penalti tanpa terhalang oleh Palop. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Madrid kembali mendominasi. Namun, peluang baru datang setelah Madrid menunggu sampai menit ke-54. Higuain yang berdiri di tengah kotak penalti mendapat umpan dari Marcelo. Higuain lantas melepaskan tembakan ke tengah gawang. Namun, mendekati jala Palop, alur bola berubah dan melenceng ke sisi kanan gawang.
Menit berikutnya, Sevilla berhasil membangun serangan dan menyelipkan ancaman langsung ke jantung pertahanan Madrid. Jesus Navas yang berdiri di luar kotak penalti, mendapat sodoran bola dari Frederic Kanoute. Navas kemudian menembakkan bola ke tengah gawang. Usaha ini kandas di tangan Casillas.
Sevilla belum berhasil bangkit lagi, ketika Raul berhasil mencetak gol yang membawa Madrid unggul 2-1 pada menit ke-63. Gol bermula dari umpan Miguel Torres kepada Raul di tengah kotak penalti. Tanpa kesulitan, Raul mengirim bola ke sudut kanan bawah jala.
Raul hanya perlu tiga menit untuk mencetak gol ketiganya. Setelah mendapat bola dari Higuain, Raul melepas tendangan dari sisi kiri gawang ke sudut kiri bawah gawang Palop. Skor 3-1 untuk Madrid.
Tertinggal dua gol, Sevilla bermain lebih terbuka. Akhirnya, usaha keras ini berbuah gol di menit ke-80 lewat Diego Capel. Begitu mendapat bola dari Navas, Capel yang berdiri dekat gawang melepaskan bola ke tengah jala Madrid. Skor 3-2 untuk Madrid.
Dalam sepuluh menit terakhir, Sevilla terus berusaha mengikis jarak. Sayangnya, bukan itu yang terjadi. Permainan terbuka Sevilla memberi peluang Madrid untuk menyerang. Benar saja, menjelang akhir laga, Marcelo mencetak gol keempat Madrid. Bermula dari umpan Klaas-Jan Huntelaar, Marcelo berhasil mengirim bola ke tengah gawang Sevilla. Skor 4-2 untuk Madrid bertahan hingga akhir laga. (SCN)
Susunan pemain:
Sevilla: Palop; Escude, Prieto, Navarro, Adriano; Romaric (Maresca 80'), Duscher (Fabiano 60'), Perotti (Capel 65'), Navas; Renato, Kanoute
Madrid: Casillas; Metzelder, Cannavaro, Gomez, Ramos; Diarra, Gago, Guti (García 78'), Marcelo; Raul (Huntelaar 68'), Higuain