SURABAYA, KOMPAS.com — Gubernur Jawa Timur Soekarwo mewajibkan PNS mengikuti tes urine. Tes itu terutama untuk mencegah penggunaan narkotika di kalangan PNS Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Soekarwo mengatakan, para pejabat akan diprioritaskan mengikuti tes. Agar hasilnya akurat, Pemprov bekerja sama dengan Polda Jatim. "Dalam waktu dekat, tes akan mulai diselenggarakan," ujarnya di Surabaya, Senin (27/4).
Tes akan diselenggarakan secara rutin dan acak. Lewat tes itu, diharapkan tidak ada PNS menjadi pengguna narkotika. Jangan sampai terulang ada PNS justru menjadi pengguna narkotika. "Apalagi, waktu tertangkap masih mengenakan baju dinas. Kalau terbukti menggunakan narkotika, akan ada sanksi berat," tuturnya.
Pernyataan itu mengacu pada pengangkatan mantan Kepala Seksi Data Dinas Sosial Jawa Timur, Tatik Andriyani. Tatik tertangkap tangan membawa sabu pada September 2009.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang