BOGOR, KOMPAS.com — Pelaksanaan pertama Ujian Nasional atau UN tingkat sekolah menengah pertama dan madrasah tsanawiyah (SMP/MTs) di Bogor hari ini (Senin, 27/4) berlangsung lancar. UN di Kota Bogor diikuti oleh 15.663 siswa dan di Kabupaten Bogor diikuti 60.833 siswa, dari SMP/MTS negeri dan swasta.
Wali Kota Bogor Diani Budiarto meninjau pelaksanaan UN tersebut di MTs Negeri di Tegal Gundil (Bogor Utara) dan di SMPN 11, Sempur, Bogor Tengah. "Melihat kegiatan UN di sana, kami mengambil kesimpulan UN akan berjalan lancar. Kami berharap, para siswa kami dapat lulus semua dengan nilai tinggi atau bagus," kata Diani.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga (Disdikpora) Aim Halim Hermana, yang menemani Diani, menambahkan, di Kota Bogor ada 146 SMP/MTs negeri dan swasta, tetapi yang menyelenggarakan UN hanya 131 sekolah.
"Siswa dari sekolah yang tidak dapat menyelenggarakan UN bergabung mengikuti UN di sekolah-sekolah penyelenggara UN," kata Aim.
Adapun Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Muhamad Lukman mengatakan, peserta UN ada 60.833 siswa dari 630 SMP/MTs negeri dan swasta. Sekolah yang menyelenggarakan UN hanya 513 sekolah. "Siswa dari 117 sekolah yang tidak dapat menyelenggarakan UN sendiri juga bergabung di sekolah penyelenggara UN itu. Jumlah peserta dari 117 sekolah mencapai 5.129 siswa," terang Lukman.
UN tingkat SMP/MTs akan berlangsung hingga Kamis (30/4). Penyelengaraan dan pengawasan UN di Kabupaten Bogor dibantu oleh para dosen dari Universitas Djuanda. "Evaluasi pelaksanaannya juga akan kami bicarakan bersama universitas tersebut," katanya. (RTS)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang