Rossi: Saya Bakal Bergabung dengan Ford (Jika ke WRC)

Kompas.com - 29/04/2009, 17:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Valentino Rossi belum mengakhiri impiannya untuk tampil di kejuaraan roda empat. Juara dunia enam kali tersebut ternyata ingin terjun ke kejuaraan reli dunia (WRC) sebagai karier barunya seusai berhenti dari MotoGP.

"Saya berharap beralih ke roda empat setelah tamat dari MotoGP. Saya pikir, mungkin sudah terlambat untuk ikut balap mobil Formula 1, tetapi saya berharap memiliki pilihan kedua dalam karier untuk tampil di kejuaraan balap mobil," ungkap pebalap berusia 30 tahun asal Italia itu.

"Itu selalu menjadi impian terbesar. Saya dibesarkan oleh ayah saya, Graziano, yang merupakan pereli mobil sehingga saya berharap, ketika pensiun dari balap motor, saya bisa tampil 10 tahun lagi di reli," tambahnya.

Memang, tahun 2004, Rossi sempat memunculkan spekulasi bahwa dia akan segera meninggalkan MotoGP dan beralih ke ajang F1. Pasalnya, waktu itu dia sudah mencoba untuk mengendarai mobil Ferrari. Namun, seiring perjalanan waktu, rumor itu ditepisnya.

"Saya memiliki kesempatan untuk beralih ke F1 pada akhir 2006. Saya telah banyak berbicara dengan Ferrari. Saya serius menjadi test driver pada tahun 2007 dan setahun kemudian ikut membalap. Tetapi saya memutuskan untuk tetap berkiprah di balap motor. Dengan demikian, rencanaku dengan Ferrari batal," jelas juara dunia 2008 itu.

Namun, untuk WRC, Rossi juga sudah punya pengalaman yang lebih banyak lagi. "The Doctor" sudah tiga kali tampil di ajang tersebut karena dia memanfaatkan fasilitas wild-card. Ternyata, dia menikmatinya dan punya rencana untuk beralih ke reli.

"Saya pikir WRC merupakan pilihan utama. Saya memiliki hubungan yang baik dengan Ford sehingga mungkin jika nanti ke sana (reli), maka saya akan bergabung dengan Ford. Saya akan memutuskannya pada pertengahan 2010," ungkapnya.

Saat ini Rossi masih terikat kontrak dengan Fiat Yamaha sampai akhir musim depan. Meskipun demikian, dia kemungkinan masih akan tampil di MotoGP selama beberapa tahun lagi jika minimal ingin menyamai rekor Giacomo Agostini.

"Saya masih perlu kira-kira 25 kemenangan lagi untuk mengejar rekor Agostini (122 kali menang). Karena itu, jika ingin mengejarnya, maka saya harus tetap ikut balap motor paling kurang dua tahun lagi. Saya akan putuskan tahun 2010," dia menambahkan.

Untuk musim 2009 ini, Rossi belum naik podium nomor satu. Dari dua seri yang telah dilakoninya, dia selalu finis di urutan dua. Nah, di Sirkuit Jerez, Spanyol, akhir pekan ini, Rossi yang untuk sementara terpaut satu poin dari rekan setimnya, Jorge Lorenzo, yang memimpin klasemen sementara pebalap, siap tampil maksimal untuk meraih kemenangan pertama. (CRS)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau