Ronaldo Kecewa Kinerja Wasit

Kompas.com - 01/05/2009, 00:22 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com — Gelandang Manchester United, Cristiano Ronaldo, merasa wasit yang memimpin duel lawan Arsenal, Claus Bo Larsen, tidak bekerja dengan baik. Keputusan Larsen banyak merugikan MU.

MU bermain cukup dominan dalam duel pertama semifinal Liga Champions, Rabu (29/4). Sayangnya, dari sekian peluang, hanya satu yang menghasilkan gol ke gawang "The Gunners". Sejumlah serangan gagal berbuah gol, antara lain karena wasit memutuskan adanya pelanggaran di kubu "Setan Merah".

Ini yang membuat Ronaldo menilai wasit telah melakukan kesalahan ketika menganggap Anderson berada dalam posisi offside ketika hendak mencetak gol. Yang kedua, Larsen menganulir gol Ryan Giggs meski gelandang itu berhasil menggoyang gawang Manuel Almunia.

"Dua kejadian offside bukanlah offside, dan sejumlah pelanggaran tidak dia beri hukuman. Itu bukan laga terbaiknya," kata Ronaldo seperti dikutip Sky Sports.

"Yang pertama, Anderson tidak offside dan, pada Giggsy, saya juga tidak yakin (offside). Ada beberapa keputusan yang tidak tepat, tapi Anda harus menghargai wasit meskipun mereka tidak bekerja baik dan semoga mereka lebih baik di (kandang) Arsenal," ungkap pemain Portugal itu.

Dalam pertandingan itu, Ronaldo juga tampak uring-uringan ketika dijatuhkan di pinggir kotak penalti di babak kedua. Sebelum duel berlangsung, Larsen sudah menyatakan akan mewaspadai aksi tipu-tipu yang akan terjadi di lapangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau