LONDON, KOMPAS.com - Bursa-bursa saham utama Eropa berakhir menguat pada perdagangan Kamis (30/4) waktu setempat, di tengah berlanjutnya optimisme prospek pemulihan global dan lebih baiknya dari perkiraan hasil korporasi, kata para dealer.
Wall Street yang dibuka jauh di dalam di wilayah positif, memicu sentimen di pasar saham Eropa, setelah pasar-pasar saham di Asia berakhir menguat.
Indeks FTSE 100 di London bertambah 1,29 persen menjadi ditutup pada 4.243,71 sementara di indeks CAC di Paris naik 1,38 persen menjadi 3.159,85 dan indeks DAX di Frankfurt berakhir naik 1,38 persen menjadi ditutup pada 4.769,45.
Bursa saham Eropa lainnya juga menguat. Swiss Market Index naik 1,42 persen, bursa saham Brussels naik 0,12 persen, bursa saham Milan bertambah 1,44 persen dan di bursa saham Madrid menguat 1,65 persen.
Para investor mengambil hati dari sejumlah hasil kinerja keuangan korporasi dan berita bahwa untuk pertama kalinya pelamar untuk konpensasi pengangguran di Amerika Serikat turun pada pekan lalu, meski mereka diproyeksikan naik. "Pasar ingin naik, dan semua dalih ada disana," kata analis Wilfried Beau dari Meeschaert Gestion Privee di Paris.
Para analis mengatakan pasar tampak yakin bahwa resesi yang dimulai Desember 2007 berkurang, mengabaikan sebuah pengumuman Gedung Putih bahwa Chrysler yang sakit mengajukan kebangkrutan, setelah perundingan dengan para pemegang utanga mengalami kebuntuan.
Di Paris, manufaktur otomotif Renault berada di antara pencetak kenaikan terbesar, melompat 9,66 persen meski data penjualannya mengecewakan. Bank-bank Perancis juga menguat dengan Societe Generale naik 7,89 persen dan Credit Agricole naik 5,16 persen.
Demikian pula bank-bank Inggris, Royal Bank of Scotland meningkat 13,59 persen dan Barclays bertambah 9,75 persen.
Di Frankfurt, perusahaan kimia terkemuka dunia BASF naik 7,37 persen, setelah mengumumkan laba kuartalannya turun 68 persen dan penjualannya turun 23 persen.
Akan tetapi, para investor tetap membeli saham-saham, karena hasil kinerja keuangan korporasi tersebut lebih baik dari ekspektasi pasar dan perusahaan-perusahaan menjanjikan untuk memangkas biayanya, termasuk pengurangan 2.000 pekerjaan tahun ini.
Saham perusahaan maskapai penerbangan Jerman Lufthansa naik 3,04 persen, setelah melaporkan mengalami rugi usaha 44 juta euro --lebih baik daripada perkiraan para analis 172 juta euro.