Polda Bantah Ada Konferensi Pers soal Nasrudin

Kompas.com - 01/05/2009, 11:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bagian Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya AKBP Chrisnanda membantah akan ada konferensi pers mengenai kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen di Polda Metro Jaya, Jumat (1/5) ini.

"Belum ada rencana itu. Saya tidak di kantor, sedang tidak enak badan," ujar Chrisnanda kepada Kompas.com.

Sebelumnya Kabareskrim Mabes Polri Susno Duadji mengatakan, pihak yang berhak untuk memberi konfirmasi terkait kasus ini adalah Kapolda Irjen Pol Wahyono.

"Tanya saja ke Kapolda," kata Susno kepada wartawan.

Dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, Polda Metro Jaya telah menangkap dan memeriksa Komisaris PT Pers Indonesia Merdeka Sigid Haryo Wibisono. Polda Metro Jaya juga telah meringkus delapan tersangka.

Nasrudin adalah Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, cucu perusahaan BUMN Rajawali Nusantara Indonesia. Dia ditembak di kepalanya seusai bermain golf di kawasan Modernland, Tangerang, 15 Maret.

Motif pembunuhan Nasrudin masih belum jelas. Namun, sempat muncul nama Antasari Azhar yang tak lain orang nomor satu di KPK. Antazari mengakui mengenal Sigid. Hal itu dibenarkan oleh Direktur Pusat Pengkajian Merdeka Boni Hargens, Jumat dini hari.

"Memang ada kedekatan antara Antasari dan Sigid, tapi mengenai keterlibatan dengan kasus yang menimpa Sigid, saya kurang tahu," tutur Boni Hargens.

Mengenai sejauh mana hubungan kedekatan antara keduanya, Boni tak merinci lebih jauh. Namun, ia mengelak saat ditanya apakah posisi Antasari dalam kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen ini sebagai dalangnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau