JAKARTA, KOMPAS.com — Bagian Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya AKBP Chrisnanda membantah akan ada konferensi pers mengenai kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen di Polda Metro Jaya, Jumat (1/5) ini.
"Belum ada rencana itu. Saya tidak di kantor, sedang tidak enak badan," ujar Chrisnanda kepada Kompas.com.
Sebelumnya Kabareskrim Mabes Polri Susno Duadji mengatakan, pihak yang berhak untuk memberi konfirmasi terkait kasus ini adalah Kapolda Irjen Pol Wahyono.
"Tanya saja ke Kapolda," kata Susno kepada wartawan.
Dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, Polda Metro Jaya telah menangkap dan memeriksa Komisaris PT Pers Indonesia Merdeka Sigid Haryo Wibisono. Polda Metro Jaya juga telah meringkus delapan tersangka.
Nasrudin adalah Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, cucu perusahaan BUMN Rajawali Nusantara Indonesia. Dia ditembak di kepalanya seusai bermain golf di kawasan Modernland, Tangerang, 15 Maret.
Motif pembunuhan Nasrudin masih belum jelas. Namun, sempat muncul nama Antasari Azhar yang tak lain orang nomor satu di KPK. Antazari mengakui mengenal Sigid. Hal itu dibenarkan oleh Direktur Pusat Pengkajian Merdeka Boni Hargens, Jumat dini hari.
"Memang ada kedekatan antara Antasari dan Sigid, tapi mengenai keterlibatan dengan kasus yang menimpa Sigid, saya kurang tahu," tutur Boni Hargens.
Mengenai sejauh mana hubungan kedekatan antara keduanya, Boni tak merinci lebih jauh. Namun, ia mengelak saat ditanya apakah posisi Antasari dalam kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen ini sebagai dalangnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang