Senin, Kapolda Akan Umumkan Perkembangan Kasus Nasrudin

Kompas.com - 01/05/2009, 13:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Perkembangan kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PT PRB) Nasrudin Zulkarnaen akan diumumkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono pada Senin (4/5).

"Kemungkinan Senin, kita lihat, akan disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya," ujar Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira seusai shalat Jumat, Jumat (1/5) siang.

Saat ditanya mengenai keterlibatan Ketua KPK Antasari Azhar dalam kasus pembunuhan ini, Abubakar mengaku belum mengetahui.

"Jadi, siapa pun, apabila terlibat dalam kasus Nasrudin akan diperiksa. Seandainya dalam penyidikan mengarah dan berkembang pada siapa pun juga itu akan kami proses," tuturnya.

Abubakar juga mengaku belum mengetahui perihal isu penangkapan yang beredar di kalangan wartawan semalam. Ia juga mengatakan tak mengetahui ada permintaan dari Antasari untuk meminta perlindungan hukum dari Kapolri. "Saya belum tahu," ujar Abubakar.

Sebelumnya diberitakan, Antasari telah dicekal oleh pihak imigrasi. Permintaan pencekalan dari Jamintel Kejaksaan RI, tetapi belum ada keterangan dari pihak berwernang terkait hal itu.

Sebelumnya, dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen ini, Polda Metro Jaya telah menangkap dan memeriksa Komisaris PT Pers Indonesia Merdeka Sigid Haryo Wibisono. Selain Sigid polisi juga telah menangkap delapan tersangka lain.

Nasrudin adalah Direktur PT PRB, cucu perusahaan BUMN Rajawali Nusantara Indonesia. Dia ditembak di kepalanya seusai bermain golf di kawasan Modernland, Tangerang, 14 Maret 2009.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau