SEMARANG, KOMPAS — Menteri Perhubungan Jusman Safeii Djamal mengimbau warga negara Indonesia untuk tidak berkunjung ke Meksiko dan negara-negara lain yang sudah memiliki kasus flu babi. Imbauan disampaikan menyusul peningkatan fase penularan virus H1N1 menjadi fase 5.
"Jika tidak dapat menunda keberangkatan, maka diharapkan meningkatkan kewaspadaan untuk tidak masuk ke dalam daerah yang sudah terdapat proses penularan," ujar Menteri Perhubungan seusai menghadiri perayaan ulang tahun Pelabuhan Tanjung Emas ke-462 di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (1/5).
Untuk mencegah penyebaran virus tersebut, Menhub memastikan setidaknya sepuluh bandara dan satu pelabuhan di Indonesia yang memiliki pintu masuk internasional telah dipasangi pemindai suhu tubuh (thermoscanner).
Bandara tersebut antara lain Soekarno-Hatta, Polonia Medan, Ngurah Rai Bali, Adi Soetjipto Yogyakarta, Juanda Surabaya, Sultan Hasanudin Makassar, Temindung Samarinda, Sepinggan Balikpapan, dan Adi Soemarmo Surakarta. Adapun pelabuhan yang sudah dipasangi alat tersebut adalah Pelabuhan Tanjung Priok dan yang akan menyusul kemudian Pelabuhan Batam.
"Jika terdapat penumpang yang bertemperatur tinggi dan memiliki gejala flu akan dikarantina untuk kemudian diperiksa apakah memiliki potensi untuk menularkan," ujarnya.
Menhub mengatakan, pemasangan alat di bandara-bandara internasional di Indonesia merupakan bentuk pencegahan lapis kedua karena Indonesia tidak memiliki penerbangan, baik langsung ke Meksiko, maupun Amerika Serikat. "Penumpang yang akan ke Indonesia sudah di-screening terlebih dahulu di Singapura, Hongkong, atau negara-negara lainnya yang memiliki penerbangan langsung ke Indonesia," ucap Menhub.
Menhub menambahkan, tamu-tamu dari luar negeri yang akan menghadiri Pertemuan Tahunan Dewan Gubernur Asian Development Bank Ke-42 di Bali juga akan melewati proses pemeriksaan dengan pemindai suhu tubuh tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang