YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Mengantisipasi masuknya virus flu babi, Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta mulai hari ini, Jumat (1/5), memasang alat pemindai suhu tubuh (thermo scan) di pintu kedatangan luar negeri.
"Alat tersebut baru saja didatangkan dari Jakarta dan sekarang juga langsung dioperasikan," kata Manajer Operasi Bandara Adisutjipto Halendra YW.
Semua penumpang yang baru tiba dari luar negeri harus melewati alat tersebut untuk diperiksa suhu tubuhnya. "Namun, sepanjang pemantauan hari ini, belum ada satu pun penumpang yang menunjukkan gejala-gejala flu babi tersebut," kata Halendra.
Jika ditemukan, Halendra mengatakan, pihaknya juga telah siap menjalankan rencana dengan membawa penumpang bersangkutan ke RSUP dr Sardjito sebagai RS rujukan pasien flu babi di Yogyakarta.
Selain thermo scan, Bandara Adisutjipto juga dilengkapi dengan alat bernama body clean disinfection untuk menyemprotkan disinfektan ke tubuh penumpang yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat celsius. Bandara ini, setiap harinya kedatangan 250-350 penumpang internasional yang berasal dari Malaysia dan Singapura.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul Siti Noor Zaenab menjelaskan, penularan virus penyebab flu babi adalah lewat udara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang