MANADO, KOMPAS.com — Pemerintah Indonesia siap menangkal dan mengantisipasi dampak penyebaran flu babi saat pelaksanaan Konferensi Kelautan Dunia (World Ocean Conference/WOC) di Manado, Sulut, 11-15 Mei 2009.
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Aburizal Bakrie di sela-sela kunjungan ke Manado, Jumat hingga Sabtu (2/5) ini, mengatakan, pengamanan dilakukan mulai dari Bandara Sam Ratulangi Manado.
Pemerintah pusat, kata Ical, sudah menyiapkan deteksi suhu badan atau thermo scanner di Bandara Samrat agar ribuan peserta WOC dari 121 negara yang menyatakan kesiapan datang ke Manado mampu diantisipasi.
Keberadaan thermo scanner melalui kamera pengukur panas itu dapat mengetahui kondisi penumpang lewat body scanner, apakah dalam kondisi sehat atau tidak. Virus H1N1 yang berasal dari Meksiko itu memang cukup meresahkan masyarakat internasional karena korban meninggal sudah mencapai ratusan orang.
Sebelumnya, Menko Kesra bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi melakukan pengecekan akhir lokasi pelaksanaan WOC dan "Coral Triangle Initiative (CTI) Summit" di Manado.
Lokasi yang dikunjungi adalah Bandara Samrat, "Convention Hall" dan Grand Kawanua City Hotel (GKIC) serta beberapa infrastruktur penting lainnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang