KUPANG, KOMPAS.com — Maskapai penerbangan Garuda Indonesia akan terus meningkatkan frekuensi penerbangannya ke wilayah timur Indonesia. Bukan hanya itu, kawasan timur juga akan menjadi salah satu basis usaha dalam mendukung rencana kerja jangka panjang Garuda untuk mengepakkan sayapnya ke negara-negara Eropa.
"Indonesia timur kaya dengan potensi pariwisata yang dapat dijual Garuda ke negara-negara Eropa. Konsekuensinya, arus kunjungan wisatawan dari Benua Eropa akan terus mengalir ke timur Indonesia. Ini sebuah usaha bisnis penerbangan yang sangat menguntungkan," kata Direktur Niaga Garuda Indonesia Agus Supriyanto di Kupang, Sabtu (2/5).
Pernyataan disampaikan terkait penerbangan kembali Garuda di Bandara El Tari Kupang, Jumat petang kemarin. Rute yang diterbangi adalah Kupang-Denpasar-Surabaya-Jakarta-Yogyakarta, pergi pulang. Sebagai catatan, Garuda hengkang dari udara NTT pada era 1980-an.
Menurut Agus, mulai 2010, Garuda akan melayani semua negara di benua Eropa, dan pada 2011 akan mengepakkan sayapnya ke Amerika serta akan terus meningkatkan frekuensi penerbangannya ke Benua Australia untuk menyedot lebih banyak wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia bagian timur.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang