Hore... Garuda Terbang ke Eropa dan Amerika

Kompas.com - 02/05/2009, 12:37 WIB

KUPANG, KOMPAS.com — Maskapai penerbangan Garuda Indonesia akan terus meningkatkan frekuensi penerbangannya ke wilayah timur Indonesia. Bukan hanya itu, kawasan timur juga akan menjadi salah satu basis usaha dalam mendukung rencana kerja jangka panjang Garuda untuk mengepakkan sayapnya ke negara-negara Eropa.

"Indonesia timur kaya dengan potensi pariwisata yang dapat dijual Garuda ke negara-negara Eropa. Konsekuensinya, arus kunjungan wisatawan dari Benua Eropa akan terus mengalir ke timur Indonesia. Ini sebuah usaha bisnis penerbangan yang sangat menguntungkan," kata Direktur Niaga Garuda Indonesia Agus Supriyanto di Kupang, Sabtu (2/5).

Pernyataan disampaikan terkait penerbangan kembali Garuda di Bandara El Tari Kupang, Jumat petang kemarin. Rute yang diterbangi adalah Kupang-Denpasar-Surabaya-Jakarta-Yogyakarta, pergi pulang. Sebagai catatan, Garuda hengkang dari udara NTT pada era 1980-an.

Menurut Agus, mulai 2010, Garuda akan melayani semua negara di benua Eropa, dan pada 2011 akan mengepakkan sayapnya ke Amerika serta akan terus meningkatkan frekuensi penerbangannya ke Benua Australia untuk menyedot lebih banyak wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia bagian timur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau