MADIUN, KOMPAS.com —- Kematian ayam karena flu burung atau virus Avian influenza (AI) kembali terjadi di Kota Madiun, Senin (4/5). Kali ini terjadi di dua lokasi, yaitu Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo dan Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo.
Di RT 7 RW 2 Kelurahan Kelun, terdapat tujuh ekor ayam milik Jani dan Sunaryo yang mati mendadak pada Senin pagi. Padahal, menurut keduanya, kondisi ayam-ayam miliknya tersebut pada hari Minggu (3/5) masih sehat.
Warga lalu langsung melaporkannya ke ketua RT setempat. Selanjutnya petugas dari dinas peternakan datang dan mengecek ayam-ayam tersebut. Setelah dicek, kematian ayam dinyatakan positif karena virus AI.
Lokasi ayam-ayam yang mati ini tidak berada jauh dari lokasi ayam yang juga mati karena AI pada awal Februari 2009. Saat itu, ada sedikitnya 12 ekor ayam yang mati karena AI di wilayah RT 6 RW 2 Kelun.
Sementara di Kelurahan Winongo, kematian ayam karena virus AI terjadi di wilayah RT 13 RW 4. Ada 10 ekor ayam yang mati mendadak karena virus tersebut.
Ayam-ayam yang mati karena virus AI di dua lokasi ini lalu dibakar dan dikubur oleh petugas Dinas Peternakan Kota Madiun. Selain itu, petugas menyemprotkan disinfektan di kandang-kandang ayam yang berada sekitar 200 meter dari lokasi ayam yang mati karena AI.
"Kami akan terus mengawasi wilayah-wilayah ini selama tujuh hari ke depan. Yang diawasi tidak hanya unggasnya tetapi manusianya juga, karena ada potensi penduduk di wilayah ini terserang flu burung dari unggas yang terkena AI," kata Kasie Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Pertanian Kota Madiun Riyanto, kemarin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang