Di Kamboja, Pakar Ekonomi ASEAN Bertemu

Kompas.com - 05/05/2009, 01:01 WIB

KAMBOJA, KOMPAS.com - Pakar ekonomi ASEAN bertemu di Kamboja, Senin (4/5), untuk membicarakan strategi mengenai krisis keuangan global, kata para pejabat.
    
Para wakil dari Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang beranggota 10 negara itu memulai pembicaraan sehari menjelang pertemuan para menteri ekonomi di pusat turis negeri ini, Siem Reap, di Kamboja barat laut.
    
Wakil Sekjen ASEAN, S.Pushpanathan mengatakan, "Para menteri akan mengatasi masalah tertentu yang berdampak pada masyarakat ekonomi ASEAN untuk mengupayakan bagaimana kita menyelesaikan berbagai masalah dan mengatasinya dengan integrasi ekonomi."
    
Negara-negara ASEAN plus para mitra dialog utama, China, Jepang, dan Korea Selatan yang secara resmi menyetujui pada Minggu di Indonesia atas dana darurat 120 miliar dollar AS untuk mengatasi kondisi kawasan ini yang mengalami krisis ekonomi.
    
Selama tiga hari di Kamboja, para menteri ekonomi itu akan membicarakan perdagangan dan investasi dengan pihak Asia Tenggara, kata S.Pushpanathan. "Kami memikirkan bagaimana kita lebih jauh meningkatkan integrasi ekonomi. Ini sangat penting bagi kawasan ini untuk bekerja sama," kata.
    

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau