SINGAPURA, KOMPAS.com — Jones Lang LaSalle (NYSE:JLL), perusahaan konsultan properti ternama, Selasa (5/5) ini, mengumumkan jejak karbon seluruh perusahaan Jones Lang LaSalle dan pengurangan emisi karbon yang telah mereka capai bagi para kliennya.
Pengukuran ini mendukung komitmen Jones Lang LaSalle sebagai teladan di industri real estat dalam bidang keberlanjutan lingkungan dan pengelolaan energi, baik bagi para klien maupun dalam kegiatan operasional Jones Lang LaSalle.
Hasilnya, pada tahun 2008 Jones Lang LaSalle bertanggung jawab atas emisi 44.000 ton metrik gas CO2 ke atmosfer atau setara dengan 3,2 ton emisi dari setiap pegawai fulltime.
Pada periode yang sama, Jones Lang LaSalle membantu klien untuk mengurangi emisi karbon sebanyak hampir 10 kali jumlah tersebut atau lebih dari 438.000 ton, dengan penghematan energi setara dengan 95 juta dollar Amerika.
"Karena kami mengelola 1,4 miliar kaki persegi (126 juta meter persegi) properti bagi para klien, kontribusi terbesar yang dapat kami buat bagi keberlanjutan global dan usaha pengelolaan energi adalah melalui aktivitas kami atas nama para klien," kata Lauralee Martin, Chief Operating and Financial Officer Jones Lang LaSalle, Selasa (5/5).
"Kami terus bertanggung jawab dalam operasi kami, dan mengimplementasikan pengelolaan energi serta solusi keberlanjutan yang inovatif untuk meminimalkan jejak karbon kami," kata Martin.
Dengan metodologi unggul seperti program US Environmental Protection Agencys Energy Star Portfolio Manager, para profesional Energy and Sustainability Services Jones Lang LaSalle mengurangi konsumsi energi di seluruh dunia sebanyak hampir 791 miliar kWh. Ini setara pengurangan emisi karbon dengan jumlah sebanyak emisi tahunan dari 80.000 mobil atau 40.000 rumah tangga.
Beberapa metode Jones Lang LaSalle di antaranya, mengedukasi dan melibatkan para pegawainya dalam aksi-aksi sadar lingkungan yang dapat mereka terapkan dalam aktifitas sehari-hari, partisipasi aktif dalam program Earth Hour di seluruh dunia, dan mengembangkan standar desain berkelanjutan dalam pembangunan ruangan di 180 kantor korporat di seluruh dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang