Pengumuman Cawapres Mega Lebih Baik Setelah 9 Mei

Kompas.com - 05/05/2009, 15:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Jika kemarin Sekjend Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Pramono Anung mengatakan kemungkinan besar PDI-P akan mengumumkan nama calon wakil presiden yang akan mendampingi Megawati Soekarnoputri pada tanggal 6 atau 7 Mei besok, Ketua Fraksi PDI-P Tjahjo Kumolo berpendapat berbeda.

Menurut Tjahjo, manuver politik partai lain dan penetapan rekapitulasi hasil perolehan suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendorong PDI-P untuk menyiapkan berbagai opsi. Akibatnya, penetapan cawapres Mega lebih rasional jika diumumkan setelah penetapan rekapitulasi pada tanggal 9 Mei mendatang.

"Kita tunggu hasil tabulasi KPU," tutur Tjahjo seusai rapat pleno di kediaman Mega di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Selasa (5/5).

Ia mengatakan, PDI-P masih menunggu hasil rapat pimpinan Gerindra untuk menentukan langkah ke depan karena opsi pertama PDI-P memang bertumpu pada tokoh Prabowo yang akan digaet menjadi pasangan Mega. Hanya saja, Prabowo masih terkesan ngotot untuk menjadi capres.

Sementara itu, opsi kedua berkaitan dengan perolehan kursi PDI-P. Dilihat dari hitungan sementara PDI-P yang mencatat jumlah perolehan kursi PDI-P mencapai 104-105 kursi, Tjahjo berharap masih bisa berubah.

Sebab, menurut Tjahjo, jika perolehan kursi menembus 112 kursi, maka PDI-P dapat berdiri sendiri untuk mengajukan pasangan calon. "Siapa cawapresnya, menurut amanat rakernas, kita menyerahkan kepada Ketua Umum," ujar Tjahjo.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau