JAKARTA, KOMPAS.com — Persaingan ketat mewarnai seri-seri awal balapan MotoGP musim 2009 ini. Dari tiga balapan yang telah dilalui, muncul pula tiga juara yang berbeda sehingga posisi di puncak klasemen sementara pebalap selalu berubah.
Ini yang membuat Valentino Rossi semakin yakin bahwa perjuangannya untuk mempertahankan gelar juara dunia pasti sangat berat. Menurut "The Doctor", perang di antara para jagoan bakal terjadi sampai seri terakhir sehingga masih sangat sulit untuk memprediksi siapa yang menjadi juara dunia.
Saat ini, Rossi memuncaki klasemen sementara setelah pekan lalu menjuarai GP Spanyol. Namun, di dua seri sebelumnya, pebalap Fiat Yamaha tersebut harus puas menempati podium kedua karena kalah dari Casey Stoner di GP Qatar, dan finis di belakang rekan setimnya, Jorge Lorenzo, di GP Jepang.
Karena hasil yang berbeda itu, pemimpin klasemen juga selalu berubah. Seusai lomba di Sirkuit Losail (Qatar), Stoner yang berada di posisi teratas. Setelah itu, giliran Lorenzo yang menggeser Stoner setelah dia merajai Sirkuit Motegi (Jepang).
"Dalam tiga balapan, kami selalu mendapatkan tiga pemimpin yang berbeda: Casey, Jorge, dan saya. Karena itu, kami harus tetap konsentrasi semaksimal mungkin untuk tidak membuat kesalahan," ujar Rossi.
"Kami harus berusaha untuk menang ketika mendapatkan kesempatan dan mencoba untuk menggapai podium ketika mendapatkan masalah. Saya sudah mengumpulkan 65 poin, dan berada di depan Casey, yang saya pikir menjadi rival paling berat. Meskipun demikian, jarak Pedrosa dan Lorenzo juga tidak jauh.
"Saya pikir, ini menjadi balapan yang sulit sampai akhir. Le Mans sangat berbeda dari Jerez, tetapi saya memiliki kenangan yang indah karena dalam semua sejarahnya, Yamaha sangat cepat di Le Mans. Tahun lalu, saya juga paling cepat," tambah pebalap Italia tersebut yang dalam kariernya sudah menjadi juara kelas primer sebanyak enam kali.
Saat ini, Rossi memimpin klasemen sementara dengan torehan 65 poin, hanya unggul sembilan angka dari Stoner. Sementara itu, Lorenzo dan Pedrosa berada di posisi tiga dan empat, sama-sama mengumpulkan 41 angka.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang