BMW Tinggalkan KERS

Kompas.com - 05/05/2009, 19:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — BMW Sauber tak akan menggunakan kinetic energy recovery systems (KERS) pada balapan akhir pekan ini di GP Spanyol. Mereka meninggalkan "senjata" baru tersebut karena mau memperkenalkan sebuah sistem aerodinamika yang lebih "dahsyat" lagi, serta ingin berkonsentrasi meraih hasil terbaik di Barcelona.

Bahkan, BMW juga sudah punya rencana untuk tidak menggunakan KERS pada GP Monaco, 24 Mei mendatang. Pasalnya, trek di Monaco yang berkarakter low-speed karena tidak memiliki lintasan panjang itu tak terlalu menguntungkan jika para pebalap menggunakan KERS.

Dengan demikian, maka ini untuk pertama kalinya BMW menggunakan paket aerodinamika pada sirkuit yang tepat meskipun beberapa evaluasi masih terus berjalan.

"Kami tidak akan memakai KERS pada dua mobil kami di Barcelona, karena ada perbaharuan pada sistem aerodinamika. Selain itu, KERS tidak bekerja dengan baik. Kami mungkin menggunakan KERS lagi pada balapan di Turki (7 Juni)," ungkap bos BMW Mario Theissen, Selasa (5/5).

Menurut Theissen, secara keseluruhan dia bahagia dengan perkembangan tim ketika menggunakan KERS.

Nick Heidfeld menunjukkan performa yang bagus dalam empat seri Formula 1 yang sudah dilakoni pada musim ini, termasuk naik podium kedua di GP Malaysia yang berhenti lebih awal karena badai (poin yang diperoleh pebalap hanya setengah dari normal). Namun, Robert Kubica hanya membalap satu kali di Bahrain karena berat badannya justru menjadi kelemahan—dengan sistem KERS maka pebalap dengan postur tinggi dan besar seperti Kubica akan menghadapi kendala.

"Sebagai sebuah teknologi, kesimpulan kami sangat positif karena KERS bekerja dengan baik, tanpa kegagalan. Hasil positif dari KERS sejauh ini adalah ketika di Malaysia," jelas Theissen.

"Kami tidak menggunakannya secara konstan karena konfigurasi mobil. Menggunakan ban licin serta adanya kontribusi berat badan, maka kamu perlu sebuah berat yang bagus di poros roda depan. Padahal, KERS diletakkan di tengah mobil, yang membuat bagian itu lebih berat, atau bahkan di belakang," tambahnya.

Ini yang membuat Kubica pasti menghadapi kendala besar pada musim ini ketika mereka menggunakan KERS. Namun, kerugian akibat berat badan pebalap-pebalap berpostur tinggi dan besar seperti Kubica akan tereliminasi pada musim depan, menyusul keputusan FIA untuk menambah berat minimum mobil dan pebalap sebesar 15 kg sehingga total menjadi 620 kg.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau