JAKARTA, KOMPAS.com — Saham-saham di Bursa Efek Indonesia, Rabu (6/5) pagi, bergerak liar seiring merahnya Wall Street dan mayoritas pasar saham regional.
Indeks Harga Saham Gabungan sesi pertama sempat dibuka turun menjadi 1.768,827. Namun, sampai pukul 09.40 waktu JATS, IHSG berhasil menembus zona hijau dengan naik 0,17 persen atau 3,061 poin pada 1.775,131.
Saham-saham komoditas untuk sementara berhasil mengangkat indeks dari jalur negatif. Adapun sektor perbankan menjadi penekan pergerakan indeks.
Sementara itu, indeks Kampas100 naik 0,19 persen, indeks LQ45 meningkat 0,22 persen, dan Jakarta Islamic Index menguat 1,06 persen.
Menurut analis riset Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, setelah kemarin IHSG melemah menyusul aksi ambil untung oleh para investor, hari ini pihaknya melihat IHSG ada peluang menguat karena pelaku pasar masih cukup optimistis perekonomian global akan berangsur pulih.
"Kami melihat profit taking yang dilakukan investor masih cukup wajar. Meski hari ini tekanan jual diprediksi masih akan terjadi, tetapi kami melihat IHSG masih akan berada dalam bullish trend-nya (uptrend channel)," ujarnya.
Dalam beberapa hari terakhir ini, sektor perbankan memang selalu menjadi indeks mover terbesar. "Penurunan kemarin sekaligus mengakhiri rally naik yang terjadi dalam lima hari berturut-turut. Saham sektor perbankan terlihat menjadi pendorong turunnya indeks. Investor terlihat melakukan sell on news terhadap pengumuman diturunkannya BI Rate," katanya.
Ia memperkirakan, indeks hari ini akan bergerak dalam kisaran support-resistance 1.760-1.790.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang