FKSU: Akbar Pilihan Tepat untuk SBY

Kompas.com - 06/05/2009, 15:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Forum Kebersamaan Sumatera Utara (FKSU) mendukung Akbar Tandjung sebagai pendamping yang tepat bagi capres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Keanggotaan FKSU terdiri dari 11 etnis yang tinggal di Sumatera Utara, tetapi merantau di Jabodetabek.

"Kami berpedapat bahwa 5 kriteria yang diumumkan oleh Bapak Susilo Bambang Yudhoyono mempunyai syarat untuk mendampingi beliau (Akbar Tandjung) sebagai wakil presiden," kata Ketua Umum FKSU Handrijck Julian Pasaribu di kediaman Mama Lauren, Rabu (6/5). Handrijck merupakan suami dari Mama Lauren.

Lebih lanjut, ia mengatakan alasan FKSU mendukung Akbar didasarkan atas pengalaman kerja Akbar Tandjung. Lalu, ia mencontohkan bahwa Akbar pernah menjadi Ketua DPR dalam bidang legislatif, menjabat menteri sebagai eksekutif, aktif dalam beberapa organisasi, loyal pada Negara Kesatuan Republik Indonesia, sikap moral yang terpuji, dan setia pada garis perjuangan Golkar.

Untuk jumlah anggota FKSU sendiri, Sekretaris Jenderal FKSU Muhammad Tarigan yang mendampingi Handrijck mengaku tidak tahu berapa banyak. Yang jelas, katanya, untuk DKI saja ada sekitar 3,6 persen dari jumlah penduduk DKI Jakarta.

Menurut Muhammad, pernyataan FKSU tersebut hanya bersifat dukungan. "Kami hanya memberi dukungan moral dan imbauan kepada Pak SBY. Kalau memilih Bang Akbar itu pilihan tepat," pungkas Muhammad.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau