JAKARTA, KOMPAS.com — Penyerahan uang dari ajudan Abdul Hadi Djamal, Hanan, kepada ajudan Jhonny Allen, Resko, dilakukan di suatu hotel di Jakarta sekitar Februari 2009.
"Itu menurut keterangan bapak (AHD) sendiri tadi, kalau uang Rp 1 miliar itu diserahkan melalui ajudan Jhonny Allen yang selalu mengawalnya, tetapi saat ini tak diketahui keberadaannya," kata kuasa hukum AHD, Radian Syam, kepada wartawan seusai mendampingi kliennya, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (6/5).
Saat ditanya apakah uang yang dialirkan dari Abdul Hadi Djamal itu sudah diterima oleh Jhonny Allen, Radian mengatakan, menurut pengakuan kliennya jelas diterima JA.
"Penyerahan uang ini yang minta JA sendiri secara tunai," ujar Radian.
Sementara itu, AHD justru meminta wartawan untuk ikut mencari keberadaan Resko yang biasanya selalu mengawal JA ke mana pun. "Kalau ada yang tahu kegiatan JA, ada orang yang selalu mengawal dia itu hilang dan yang bisa membantu itu teman-teman wartawan," jelasnya.
Pemberian uang sebesar Rp 1 miliar ini ditengarai terjadi setelah pertemuan di Hotel Four Seasons. Dalam pertemuan lobi antara anggota Panggar dan pemerintah itu telah disepakati kenaikan dana stimulus sebesar Rp 2 triliun. Selain itu, ada dugaan aliran dana sebesar Rp 1 miliar kepada pimpinan Panggar termasuk JA untuk meloloskan beberapa proyek.
Kenaikan ini disinyalir sebagai 'hadiah' kepada anggota Dewan agar mau meloloskan proyek-proyek tertentu, termasuk salah satunya proyek pembangunan dermaga dan bandara di wilayah Indonesia timur senilai Rp 100 miliar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang