JAKARTA, KOMPAS.com - Suporter Persebaya Surabaya melakukan tindakan memalukan usai timnya ditaklukkan Gresik United pada lanjutan kompetisi Liga Esia Divisi Utama, Rabu (6/5). Setelah "Bajul Ijo" menyerah 1-2 dalam pertarungan di Stadion Petrokimia Gresik, Bonek--sebutan untuk suporter Persebaya--yang melakukan aksi anarkis di luar stadion.
Bahkan seorang wartawan olahraga dari harian Surya, Fatchul Alami, menjadi korban kebrutalan Bonek tersebut. Meskipun sudah mengaku dirinya wartawan yang harus bergegas pulang karena mengejar deadline, Satkhul dikeroyok hingga giginya rontok, berikut kunci sepeda motor dan handphone-nya dirampas. Kini Satkhul menjalani perawatan di UGD Rumah Sakit Semen Gresik.
Di samping itu, ada juga beberapa warga yang menjadi korban, seperti Hermansyah. Pria berusia 24 tahun ini harus kehilangan uang Rp 120.000 setelah dompetnya dirampas. Kunci sepeda motornya pun tak luput karena ada yang mengambilnya.
Warung makan Padang milik Iwan di jalan Kartini juga tak luput dari amukan massa yang tak terkendali lagi itu. Mereka merusak etalase sehingga sang pemilik mengalami kerugian yang cukup besar.
Kebrutalan Bonek semakin tak terkendali ketika mereka bergerak di sekitar jalan Kartini dan Dr Wahidin. Tercatat, ada dealer motor yang dirusak, dan sebuah factory outlet diserbu. Baju-baju yang ada di outlet tersebut dijarah.
Tak puas dengan aksi yang telah memakan korban dan menyebabkan kerugian materi itu, Bonek juga merusak fasilitas umum di sepanjang jalan Dr Wahidin. Pot-pot bunga untuk memperindah kota dipecahkan sehingga hancur berantakan.
Polisi yang turun tangan untuk sementara berhasil mengamankan lima orang yang saat ini sedang diperiksa di Polsek Kebomas. Mereka adalah Tegar, yang kedapatan membawa besi seberat 14 kg, serta Willy, Didi, Ahmad Rusdi dan Mulyono, yang ditengarai terlibat dalam aksi anarkis.
Saat ini lalu lintas sepanjang jalan Dr Wahidin, Kartini dan Veteran sudah kembali lancar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang