JOMBANG, KOMPAS.com — Rani Kurniawati (14), yang diduga korban kasus kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT, Rabu (6/5), belum dapat penanganan secara maksimal. Salah satu penyebabnya adalah belum adanya panti sosial untuk merehabilitasi trauma psikis yang diderita korban.
Rani yang diduga berasal dari Cilacap, Jawa Tengah, itu ditemukan relawan Women's Crisis Center (WCC) Jombang di Desa Sumbersari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang pada Senin (4/5). Koordinator Divisi Pelayanan dan Pendampingan WCC Jombang M Sholahuddin menyebutkan bahwa saat ditemukan oleh ketua RT setempat, Rani dalam keadaan bingung.
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jombang Harry Kusmadi menjelaskan, biaya pemulangan bisa saja ditanggung oleh pihaknya. "Untuk alokasi kegiatan dan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) kita memang tidak ada. Namun untuk biaya pemulangan saja bisa dilakukan," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang