JAKARTA, KOMPAS.com - Pameran arsitektur karya Werner Sobek asal Jerman yang diselenggarakan di Jakarta bertujuan untuk mengenalkan teknologi teknik sipil dari negara itu kepada masyarakat Indonesia.
"Pameran ini bertujuan untuk mengenalkan salah satu gaya arsitektur Jerman kepada masyarakat Indonesia, khususnya para mahasiswa teknik sipil," ujar Kepala Regional Bagian Program Budaya Asia Tenggara Goethe-Institute, Frank Werner, di Jakarta, Kamis (7/5).
Pameran ini terselenggara berkat kerjasama antara Goethe-Institute dengan Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta dan berlangsung selama sepuluh hari dari tanggal 6 sampai 16 Mei 2009.
Menurut Franz, Werner Sobek merupakan salah satu arsitek terbaik yang dimiliki Jerman dan karya-karyanya menggunakan material ringan dengan konsep minimalis menggunakan energi ramah lingkungan. Sobek juga merupakan arsitek yang menyenangi rancang bangun berteknologi canggih namun berbiaya murah, serta tahan terhadap ancaman gempa bumi.
Salah satu andil Sobek adalah sebagai konsultan dalam pembangunan Bandara Suvarnabhumi di Bangkok, Thailand. Pameran karya Sobek juga akan dilangsungkan diYogyakarta, Surabaya, Semarang dan Bandung. Puncak acara rangkaian pameran arsitektur Jerman tersebut akan diselenggarakan di Universitas Pelita Harapan Jakarta pada 12 Oktober 2009 diisi dengan kegiatan seminar yang juga menghadirkan Werner Sobek.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang