Dunga Buka Pintu buat Ronaldo

Kompas.com - 08/05/2009, 03:23 WIB

SAO PAULO, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Brasil, Dunga, terkesan dengan perkembangan Ronaldo setelah sembuh dari cedera parah. Maka, dia kembali membuka pintu buat mantan pemain Inter Milan, Real Madrid, dan AC Milan itu untuk kembali bergabung dengan Selecao.

"Saya sudah pernah menyatakan sebelumnya bahwa pintu timnas Brasil terbuka buat pemain mana pun yang secara teknik sangat bagus," kata Dunga.

Tentang perkembangan Ronaldo yang kini memperkuat Corinthians, menurutnya, sangat memuaskan. "Dia berada dalam bentuk yang sangat mengagumkan. Tim teknik kami terus memantaunya," kata Dunga.

Ronaldo cedera berat di lututnya saat memperkuat AC Milan pada Februari 2008. Dia harus istirahat selama setahun. Membela Corinthians, permainannya berangsur membaik.

Pemain berumur 32 tahun itu sudah mencetak 10 gol dari 13 penampilannya bersama Corinthians. Itu pula sebabnya, Dunga mulai meliriknya lagi. Ronaldo sudah tak memperkuat Brasil sejak Piala Dunia 2006.

"Ini untuk pertama kalinya buat Ronaldo bisa bermain lebih dari 10 pertandingan secara berturut-turut sejak 2006. Maka, kecenderungannya dia akan semakin membaik," puji Dunga.

"Ronaldo tak pernah berhenti mencetak gol. Dia tahu kemampuan dirinya. Masih ada setahun sebelum Piala Dunia 2010 dan semua pemain punya kesempatan menunjukkan kemampuannya agar bergabung dengan timnas," tambahnya.

Pada kualifikasi Piala Dunia 2010 berikutnya, Brasil akan menghadapi Uruguay secara tandang dan kemudian menjamu Paraguay. Dunga akan mengumumkan skuat Brasil pada 21 Mei nanti. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau