LONDON, KOMPAS.com — Harga minyak melonjak dan ditutup pada posisi di atas 58 dollar AS per barrel atau tertinggi dalam 6 bulan terakhir. Lonjakan itu memperpanjang kenaikan belakangan yang berlangsung di tengah harapan bangkitnya kembali permintaan energi menyusul sinyal baru pemulihan ekonomi.
Berdasarkan kontrak berjangka utama New York, minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Juni meningkat menjadi 58,57 dollar AS per barrel, level tertinggi sejak pertengahan November tahun lalu. Kontrak minyak mentah "Brent North Sea" untuk pengiriman Juni menguat menjadi 58,22 dollar AS atau juga poin tertinggi sejak November.
"Minyak terus beraksi sebagai sebuah barometer untuk sentimen ekonomi global meski pasokan stok di AS meningkat," kata analis BetOnMarkets, David Evans. Namun, para pedagang masih bersikap waspada menjelang rilis krusial hasil "stress tests" (uji ketahanan) pada sektor perbankan AS.