NEW YORK, KOMPAS.com — Saham Wall Street merosot karena lemahnya permintaan pada sebuah lelang obligasi negara AS. Lemahnya permintaan itu memicu kekhawatiran terhadap kemungkinan tidak dapat dipertahankannya suku bunga rendah untuk memicu pemulihan ekonomi.
Kekecewaan lelang obligasi mengalihkan fokus pasar dari "stress tests" (uji ketahanan) terhadap 19 bank besar AS. Indeks Dow Jones Industrial Average menyusut 102,42 poin, atau 1,20 persen, menjadi ditutup pada 8.409,85 atau menghentikan rally yang terjadi kemarin.
Indeks gabungan Nasdaq merosot 42,86 poin, atau 2,44 persen, menjadi 1.716,24. Adapun indeks Standard & Poor’s 500 turun 12,14 poin, atau 1,32 persen, menjadi 907,39. Nilai saham sempat dibuka menguat dalam pembukaan transaksi yang mengantisipasi hasil tes bank yang akan dirilis setelah bel penutupan perdagangan. Namun, kekecewaan lelang obligasi menempatkan perdagangan yang direspons negatif oleh pasar.