Hamilton: Kecepatan Mobil Lebih Buruk dari Harapan

Kompas.com - 08/05/2009, 21:45 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com - Lewis Hamilton kecewa dengan hasil yang diraihnya pada sesi latihan bebas kedua di Sirkuit Catalunya, Jumat (8/5). Juara dunia Formula 1 tersebut hanya mampu mencatat waktu 1 menit 22,809 detik dan harus puas menempati posisi 13.

Tak ayal, pebalap McLaren Mercedes itu mengatakan, mereka sedang mengalami pekan yang buruk di GP Spanyol. Dia juga sangat pesimistis dengan kecepatan mobilnya untuk bersaing dengan beberapa tim unggulan, saat balapan hari Minggu nanti.

"Itu adalah kecepatan kami yang sebenarnya, seperti yang kalian lihat. Jadi, kami akan menjalani balapan yang sulit di sini," ungkap Hamilton, usai latihan bebas tersebut.

Padahal, semangat Hamilton sempat bangkit lagi usai menempati posisi empat balapan di Sirkuit Sakhir, Bahrain, akhir bulan lalu. Pria Inggris ini pun mengatakan, balapan di Barcelona akan menjadi momen kebangkitan dirinya dan McLaren untuk mengejar defisit poin mereka terhadap Brawn GP dan Red Bull Racing yang berada di atas.

Tapi dengan kenyataan ini, Hamilton "loyo" lagi. Dia mengakui, kecepatan mobil lebih buruk dari apa yang diharapkan. Dan, modifikasi yang dilakukan untuk menghadapi GP Spanyol ini tak berjalan dengan baik, sehingga hasil buruk harus diperoleh.

Memang, Hamilton dan McLaren tampil buruk pada dua sesi latihan bebas yang sudah dilakukan menjelang berlangsungnya balapan GP Spanyol. Pada latihan pertama, Hamilton mencatat waktu 1 menit 23,077 detik dan berada di urutan 14, sedangkan pada latihan bebas kedua dia hanya bisa naik satu strip.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau