SURABAYA, KOMPAS.com - Suporter Persebaya Surabaya dicekal masuk Bojonegoro untuk memberikan dukungan kepada timnya, saat menjalani pertandingan terakhir babak reguler Divisi Utama melawan tuan rumah Persibo di Stadion Letjen H.Soedirman, Minggu (10/5).
Koordinator Yayasan Suporter Surabaya (YSS) Wastomi Suheri kepada wartawan di Surabaya, Jumat (8/5) petang, menginformasikan bahwa panpel Persibo tidak memberikan kuota tiket kepada suporter Persebaya, karena kapasitas stadion yang terbatas.
"Saya mendapat pemberitahuan itu dari panpel Persibo beberapa jam lalu. Kami bisa memahami hal itu dan memutuskan tidak datang ke Bojonegoro," katanya.
Menurut Wastomi, kasus kerusuhan yang dilakukan oknum suporter Persebaya saat laga menghadapi Gresik United, Rabu (5/5), juga menjadi salah satu alasan "pencekalan" suporter asal Surabaya masuk Bojonegoro.
"Saya sudah koordinasi dengan elemen suporter, panpel dan aparat kepolisian di Bojonegoro. Prinsipnya mereka ’welcome’ dengan kita, tapi untuk saat ini kami diminta menahan diri dulu," katanya.
"Kami tidak mempermasalahkan hal ini dan tetap menjaga hubungan baik dengan Boromania (sebutan suporter Persibo Bojonegoro)," tambah Wastomi.
Ia juga meminta kepada seluruh elemen suporter Persebaya untuk mematuhi larangan tersebut dan tidak nekad berangkat ke Bojonegoro, meskipun laga tersebut sangat penting bagi Persebaya.
"Lebih baik suporter melakukan doa bersama agar Persebaya bisa memenangkan pertandingan dan menjadi juara wilayah timur," katanya menambahkan.
Sebelumnya, ribuan suporter Persebaya berencana berangkat ke Bojonegoro, untuk memberikan dukungan kepada Endra Prasetya dan kawan-kawan dalam menjalani laga terakhir babak reguler Divisi Utama.
Pertandingan ini menjadi penentuan bagi "Green Force" untuk merealisasikan ambisi menjuarai wilayah timur.
Jika Persebaya yang saat ini berada di puncak klasemen gagal mendulang poin penuh dari Persibo, sementara Persema Malang mampu mengalahkan PSIM Yogyakarta, dipastikan Persema yang menjadi juara wilayah timur.
Hingga saat ini, Persebaya dan Persema sama-sama mengumpulkan poin 55, tapi Persebaya lebih unggul dalam produktivitas gol. (ANT)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang