Paus Harapkan Peran Gereja di Timur Tengah

Kompas.com - 09/05/2009, 00:03 WIB

AMMAN, KOMPAS.com - Paus Benediktus XVI berharap gereja Katholik dapat memainkan peran dalam proses damai Timur Tengah. Harapan itu disampaikan Paus ke kerumunan wartawan tidak berapa lama setelah pesawat yang ditumpanginya mendarat di ibukota Yordania, Amman, Jumat (8/5) untuk memulai kunjungan pertamanya di Timur Tengah.

Israel dan beberapa wilayah Palestina masuk sebagai wilayah yang akan dikunjungi Paus Benediktus XVI dalam lawatannya di Timur Tengah. Paus menerangkan gereja Katholik bukan merupakan kekuatan politik tetapi sebagai daya sprituil yang diharapkannya dapat berkontribusi dalam menyatukan Israel serta Palestina ke jalur perdamaian.

Kunjungan 3 hari Paus Benediktus di Yordania merupakan kunjungan pertamanya di sebuah negara Arab sejak terpilih sebagai pemimpin gereja Katholik Roma pada 2005. Dalam kunjungannya itu, Paus akan bertemu dengan beberapa ulama di mesjid terbesar Amman.

Paus juga dijadwalkan bertemu dengan Raja Abdullah serta Ratu Rania. Selain itu, Paus dijadwalkan bertemu dengan umat Nasrani asal Irak yang tersingkir hingga ke Yordania akibat aksi kekerasan di negara asal mereka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau