Benitez: Jangan Tunggu Menang Musim Depan!

Kompas.com - 09/05/2009, 02:52 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Pelatih Liverpool, Rafael Benitez, tetap percaya timnya mampu menekan Manchester United hingga akhir musim. Benitez ingin menang secepatnya, tanpa harus menunggu musim depan.

Pekan ini "The Reds" akan bermain lebih dulu dibanding MU. Lawan "The Kop" adalah West Ham United, sementara MU akan menjalani partai derbi lawan Manchester City. Dengan bermain lebih dulu, Benitez mengharapkan kemenangan atas West Ham dan berharap City bakal menjegal langkah tetangganya.

“Kami harus tetap menang, tetap menekan, dan lihat apa yang terjadi,” kata pelatih asal Spanyol itu. “Mungkin, dan semoga, City melakukan seperti harapan kami (kalahkan MU)."

Karena masih menyisakan tiga pertandingan dan berada tiga poin di bawah MU, tidak ada hal lain bagi Benitez selain mengharapkan sang juara bertahan terpeleset di empat laga pengujung musim. Dengan memenangi setiap laga, Benitez berharap peluang MU terpelanting semakin besar. Keyakinan itu harus tetap tertanam sejak sekarang dan tidak boleh menunggu lagi.

“Kami akan menekan hingga akhir. Walau kemenangan akan jadi milik kami di masa datang, tapi kami harus yakin bahwa kami bisa melakukan sesuatu musim ini, jangan tunggu musim depan," tambah Benitez.

Dalam duel kontra "The Hammers" nanti, Benitez tak bisa menurunkan gelandang Xabi Alonso. Alonso mengalami cedera engkel setelah diganjal oleh Joey Barton pekan lalu. Meski tanpa Alonso, Benitez sudah bisa menurunkan Fernando Torres dan Javier Mascherano.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau