Fadel Dituduh Khianati Golkar

Kompas.com - 10/05/2009, 00:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Enam pimpinan DPD Tingkat II Partai Golkar Gorontalo mengadukan Ketua DPD Tingkat I Partai Golkar Fadel Muhammad kepada Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla yang dinilai telah mengkhianati Partai Golkar untuk mendukung capres Partai Demokrat SBY.

Dipimpin oleh Ketua DPD I Kota Gorontalo Adhan Dambea, mereka melaporkan tindakan Fadel yang menganjurkan pengurus DPD Tingkat I dan II untuk meninggalkan Partai Golkar dan mendukung SBY. Fadel disebut-sebut juga hadir dalam Gerakan Pro SBY di sebuah hotel Sabtu siang tadi.

"Oleh sebab itu, kami mengusulkan kepada Ketua Umum Partai Golkar untuk memecat Fadel
Muhammad. Karena tidak mungkin Ketua DPD I mendukung SBY, kami di DPD II mendukung JK-Wiranto. Ini aneh kalau dia sudah mendukung SBY, akan tetapi masih hadir di acara Partai Golkar. Jangan-jangan dia akan bocorkan hasil pertemuan ke SBY," ujar Adhan.

Menurut Adhan, menyikapi laporan DPD Tingkat II, Ketum PartaiGolkar telah meminta Sekjen Partai Golkar Soemarsono untuk menindaklanjuti pemecatan tersebut pada awal pekan depan.
Fadel sendiri yang dihubungi Kompas, membantah tuduhan Adhan.

"Lho, SBY sendiri belum deklarasi sebagai capres. Bagaimana saya mau mendukung SBY? Mereka mengada-ada saja, karena Adhan ada masalah. Lagipula, kalau mendukung capres lain dan tidak menggunakan atribut Partai Golkar, kan, boleh saja. Itu, kan, sesuai dengan hasil rapat pleno DPP Partai Golkar kemarin," jawab Fadel.

Ditanya soal usulan pemecatan kepada dirinya, Fadel berkata, "Silakan saja. Saya akan
pecat mereka duluan besok Minggu (10/5)."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau